
JNewstv | Labuha – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan, Maluku Utara, memulai pembersihan kawasan Pasar Modern dan Mall Saruma di Desa Tuokona, Kecamatan Bacan Selatan, pada Selasa (12/11/2024).
Ratusan pegawai dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dikerahkan untuk membersihkan semak-belukar di sekitar pasar, mall, hingga badan jalan di kawasan tersebut.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Halmahera Selatan, Kadri La Etje, menyatakan bahwa kegiatan pembersihan ini merupakan langkah awal rehabilitasi kawasan ekonomi.
“Ini langkah awal untuk menuju rehabilitasi 2025, sehingga saya ambil langkah untuk pembersihan,” ujarnya saat memantau kegiatan tersebut.
Kadri menegaskan bahwa Pasar Modern dan Mall Saruma adalah aset daerah yang bernilai ratusan miliar rupiah dan tidak boleh terbengkalai.
“Jika diabaikan, akan menjadi temuan Tipikor KPK dan instansi-instansi terkait akan kena,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kawasan ini memiliki luas sekitar 10 hingga 20 hektar dengan fasilitas yang sudah ada, sehingga tidak boleh dibiarkan terbengkalai.
Renovasi kawasan ini telah direkomendasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.
“Saya juga sudah arahkan Satpol PP untuk menjaga di situ. Penjagaan mulai pagi hingga malam secara bergantian,” tambah Kadri.
Kadri berharap, kawasan Pasar Modern dan Mall Saruma ke depan bisa menjadi destinasi wisata kota di Halmahera Selatan.
Selain itu, lahan di belakang kawasan ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi pertanian modern berskala rumah tangga, selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto tentang makanan bergizi gratis.
“Jadi ke depan siapapun Bupatinya, kawasan Pasar Modern dan Mall Saruma harus dikembangkan sebagai pusat ekonomi daerah,” pungkasnya.
JNewstv.com Berita Fakta & Realita