JNewstv, Labuha – Dalam upaya memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan resmi meluncurkan tiga zona titik produksi perikanan.
Program ini menetapkan tiga desa sebagai lokasi percontohan, yaitu Desa Madopolo, Desa Panamboang, dan Desa Lele.
Ketiga desa ini dipilih sebagai representasi dari tiga zona utama, Zona Obi, Zona Mandioli, dan Zona Bacan.
Peluncuran program ini merupakan langkah strategis dalam mendorong pengembangan sektor perikanan di Halmahera Selatan.
Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk menjadikan desa-desa nelayan sebagai pusat produksi yang mandiri.
“Kami ingin desa-desa nelayan ini menjadi pusat produksi yang mandiri. Pemerintah akan berupaya mendorong para nelayan agar lebih berdaya dan mampu mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan,” ujar Bassam, selasa, (18/03/25).
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perikanan, membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil tangkapan nelayan, serta memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
Selain itu, melalui program ini, pemerintah juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan kepada nelayan, termasuk dalam hal teknologi perikanan, pengelolaan hasil tangkapan, serta akses permodalan.
Sebagai bagian dari implementasi program, masing-masing zona akan difokuskan pada aspek pengembangan yang sesuai dengan potensi wilayahnya.
Zona Obi, misalnya, akan difokuskan pada perikanan tangkap, sementara Zona Mandioli diarahkan pada budidaya perikanan, dan Zona Bacan akan dikembangkan sebagai pusat pengolahan hasil laut.
Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat nelayan setempat.
Mereka berharap program ini dapat membawa perubahan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan mereka serta menjadikan sektor perikanan di Halmahera Selatan lebih maju dan berdaya saing.
Dengan diluncurkannya tiga zona produksi ini, Halmahera Selatan semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan potensi perikanan terbesar di Maluku Utara.
Keberhasilan program ini tidak hanya akan memperkuat perekonomian daerah, tetapi juga menjadi model bagi pengembangan perikanan berkelanjutan di wilayah lainnya. ***
(Ifan)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita