JNewstv.com | Maluku Utara. Tobelo, Halut – Anggota Polsek Galela bertindak cepat setelah menerima laporan warga mengenai penemuan bahan peledak berupa granat dan amunisi yang diduga peninggalan Perang Dunia II. Penemuan ini terjadi di Desa Towara, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, pada Minggu (22/9/2024), sekitar pukul 15.00 WIT.
Kepala Desa Towara, Mikdar Ramli, melaporkan penemuan tersebut melalui telepon kepada piket Mako Polsek Galela. Ia menginformasikan bahwa bom granat beserta amunisi ditemukan di halaman rumah salah satu warga. Merespons laporan ini, anggota piket Polsek Galela segera mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi.
Kapolsek Galela, IPTU Acmah M SH, mengungkapkan bahwa Ka Jaga Polsek Galela, AIPDA Bahrudin, bersama dua anggota lainnya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dengan membawa garis polisi (police line) untuk mengamankan area tersebut.

“Dari laporan tersebut, ditemukan 38 granat dan 28 butir amunisi yang diduga peninggalan Perang Dunia II. Kami segera berkoordinasi dengan Unit Jibom Gegana Polda Maluku Utara untuk melakukan evakuasi barang bukti sesuai prosedur,” ujar IPTU Acmah.
Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat sekitar TKP agar tidak mendekati area yang telah diberi garis polisi hingga Unit Jibom tiba dan melakukan sterilisasi. “Kami meminta warga untuk menjauhi lokasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sebelum tim Jibom melakukan penanganan lebih lanjut,” tegasnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu kedatangan tim Gegana untuk mengevakuasi bahan peledak tersebut guna menjaga keselamatan warga sekitar.
Penemuan bahan peledak peninggalan sejarah seperti ini masih sering terjadi di kawasan Halmahera, yang dikenal sebagai salah satu lokasi strategis pada masa Perang Dunia II. (Roby)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita