JNewstv.com | Tobelo Halut. Kepolisian Resort Halmahera Utara, berhasil menggagalkan penyeludupan lima pucuk senjata api organik dari philipina yang bakal di kirim ke propinsi papua.
Ini disampaikan Kapolres Halmahera Utara AKBP Muhamad Zulfikar Iskandar. SIK. Melalui kegiatan press conference. Rabu, 12 Juni 2024.
Zulfikar bilang , setelah mendapat informasi pada tanggal 11 mei 2014 bahwa ada upaya penyeludupan senjata api dari philipina yang masuk ke kabupaten halmahera utara, dirinya langsung mengambil langkah sigap dengan membentuk tim yang dipimpin oleh Waka Polres Kompol Andreas Adi Febrianto guna menindak lanjuti informasi tersebut.
Dari hasil lidik sidik yang dilakukan oleh tim yang dipimpin Kompol Andreas Adi Febrianto dalam waktu 24 jam, tepatnyq tanggal 13 mei 1024 tim berhasil mengamankan 4 orang terduga pemasok senjata api masing-masing RS alias Epi (45), YS alias Yeni (50), SS alias Junri (32), dan FS alias Fergel dengan barang bukti 4 pucuk senjata api laras panjang jenis M16 dan Satu Pucuk Senjata Api Laras Panjang jenis Sotgun, 106 butir amunisi kaliber 5,56 cm, 8 buah Megazen.

Zulfikar menfagakan bahwa modus operandi uang dilakukan oleh ke empat tersangka adalah , mereka berangkat ke philipina dengan menggunakan pamboat dwngan membawa 100 ekor burung jenis kakatua dan burung nuri. Ketia sampai di philipina burung tersebut di jual dan hasil dari jualan tersebut di gunakan untuk membeli senjata.
Jadi ke empat tersangka ini punya peran sendiri-sendiri ada pemilik pambot , ada juru bahasanya , dan ada pembeli senjata. Mereka di philipina selama dua minggu sambil menunggu seseorang yang berinisial R untuk melakukan transaksi pembelian senjata.
Lanjut Zulfikar, Dari hasil introgasi tim penyidik bahwa senjata yang di beli dari philipina akan dikirim ke propinsi papua, oleh karena itu tim penyidik polres halut masi melakukan pengembangan kasus ini hingga mendapatkan jaringan pemasok senjata api tersebut.
Mendampingi Kapolres Halmahera pada kegiatan Press Conferance, Wakapolres Kompol Andreas Ady Febrianto, Kasat Reskrim IPTU M Toha Alhadar, Kasat Intel IPTU Djamallulail Mustafa, dan Kasi Humas IPTU Deny Salaka. (Roby)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita