JNewsTv. Com | SULA
Proyek Mandi,Cuci,Kakus (MCK ) di 29 desa yang berada di Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula (Kepsul) diduga bermasalah.Hal ini diketahui saat Plt Kepala Dinas PUPR Kepsul, Samsul Bahri Soamole, lakukan tinjauan ke salahsatu Proyek MCK di desa Paratina, Kecamatan Sulabesi Barat yang ditemukan keganjalan karena tidak sesuai dengan target penyelesaian.(23/08/21)
Samsul Bahri Soamole mengatakan bahwa peninjauan yang dilakukannya itu dikarenakan adanya laporan dari pihak masyarakat setempat terkait beberapa titik proyek MCK yang di kerjakan dari tahun 2018 hingga 2020 lalu itu pekerjaannya tidak selesai sesuai target. ” Atas laporan dari masyarakat, kami dari dinas PUPR Kepulauan Sula melakukan pengecekan dilapangan dan menemukan beberapa item pekerjaan proyek MCK yang tidak sesuai dilapangan,” ungkapnya kepada awak media.
PLT Kadis PUPR ini menjelaskan bahwa ada beberapa pekerjaan yang tidak ada antara lain, pekerjaan bak kontrol 50cmx50cm, Pipa diameter 4, Pipa diameter 3 dan IPAL.” Dari
laporan masyarakat itu, diduga ada juga salah satu oknum PNS Dinas Pendidikan Kota Ternate yang ikut terlibat dalam proses pelaksanaan pembangunan proyek tersebut,” papar Samsul.

Sementara itu salah seorang pekerja proyek pembangunan MCK tersebut menerangkan bahwa dirinya melakukan pekerjaan sesuai perintah atau arahan Bas Proyek. “Torang hanya pekerja, jadi tugas torang hanya bekerja, dan terkait dengan apa-apa yang kurang torangpun tidak tahu, karena torang bekerja sesuai arahan dari Bas proyek”, aku warga Desa Paratina yang enggan namanya di sebut.
Lanjut dia, dirinya bekerja atas perintah dari Bas proyek ini yang berinisial AA berasal dari Desa Nahi. ” Jadi torang bekerja atas perintah dia,, karena upah kerja kami dibayar oleh AA yang bertugas di lingkup dinas Pendidikan Kota Ternate, ” tutupnya. (ID)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita