
JNewstv.Com. | Ternate – Malut
Dalam rangka memperingati dan menyemarakkan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) ke-62 di Tahun 2022 ini, Kantor Wilayah (Kanwil ) Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) Maluku Utara (Malut) selain melakukan upacara dan beberapa kegiatan seperti jalan sehat bersama keluarga dan purnabakti (yang sudah pensiun), Hal ini dikatakan Kepala Kanwil (Kakanwil) Malut, Abdul Azis kepada RMNews.Com di kantornya. (28/09/22)
KaKanwil ATR/BPN Malut, Abdul Azis mengatakan selain itu ada kegiatan olahraga jalan santai,juga ada kegiatan lomba catur, domino, Badminton dan karaoke yang di ikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati yang ada di Kanwil BPN Malut serta Kantor Pertanahan ( Kantah) yang ada di kabupaten/ kota.
” Kegiatan olahraga ini intinya untuk menjalin kebersamaan silaturahim dan sekaligus sidrrotun rahim karena sudah dua tahun pada kondisi Covid. Selain itu kami juga mengunjungi panti jompo dan panti asuhan untuk memberikan bantuan dan sumbangan,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan selain melakukan kegiatan tersebut, Kanwil ATR/BPN juga akan melaksanakan arahan Menteri ATR/Kepala BPN dalam pelayanan di bidang pertanahan sesuai tema pada Hantaru ke 62 yaitu “Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Cepat, Berkualitas dan Tangguh :”
“Sesuai Arahan Pak Menteri yakni untuk melakukan percepatan program strategi nasional dan menyelesaikan masalah mafia tanah dan sengketa pertanahan serta untuk mempercepat terwujudnya Ibukota Negara (IKN),” tutur Abdul Azis.
Selain itu, lanjut KaKanwil , BPN akan mewujudkan percepatan transformasi digital dalam sistem pelayanan publik, pengaduan, perizinan, penanganan masalah, dan data base yang akan menyebabkan layanan kepada masyarakat yang transparan, murah, cepat, efektif,dan efisien.
” Di wilayah provinsi Maluku Utara, kami akan selalu melakukan pekerjaan sesuai arahan yang di berikan oleh kementerian ATR/Kepala BPN. selain itu Kanwil BPN Malut dan jajaran melaksanakan pelayanan jam tambahan pada hari Sabtu- Minggu dengan istilah Pelataran ( Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan ) agar dalam rangka Easy Of Doing Businnes (EODB) atau kemudahan dalam berusaha untuk meningkatkan pendapatan daerah dan ini belum di sadari pemerintah daerah Provins Maluku Utara maupun kabupaten/ kota ,” tutur Abdul Azis.
Tambah dia, bila pelayanan bagus maka investasi itu akan banyak dan lancar, sehingga pendapat daerah tentunya akan meningkat, namun pada kenyataanya Pemda di provinsi Malut dan kabupaten/Kota belum mengetahui hal ini, kecuali Kota Ternate.
” Untuk di Kota – kota besar sudah melakukan hal tersebut, memang Kendala yang di hadapi di Provinsi Malut dan Kabupaten / kota ini adalah Tata Ruang nya belum mantab,ADTR belum semuanya dan iharalan Kanwil BPN Malut agar insfratruktur berupa dukungan hukum itu harus dipelajari juga sehingga jangan asal membangun – membangun fisik saja,” harapnya. ( Red)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita