JNewstv.com | Ternate – Sosialisasi penangan Narkoba di Kelurahan Togolobe Kecamatan Hiri dihadiri oleh Camat Hiri, Sekcam, Dokter Puskesmas Hiri, BNNP Maluku Utara dan masyarakat di Kelurahan Togolobe dengan Kegiatan yang bertema “Sosialisasi Tentang Kesehatan Masyarakat Upaya Penangan Narkoba”.
Kegiatan yang dibuka oleh Camat Kecamatan Pulau Hiri dilanjutkan penyampaian Kabid BNNP Malut Bidang Pencegahan dan Pemberdaya Narkoba Drs. HAIRUDIN UMA TERNATE, M.Si. Senin (30/09/2019)
Menurut Kabid BNNP Malut kepada Masyarakat bahwa. “Narkoba sudah merajalela dimana-mana justru karena itu saya kuatirkan karna Negeri ini adalah Negeri Adat Se-Atoran maka kita harus jaga secara baik” ucapnya.
Ia juga menyampikan bahwa peredaran Narkoba ini sudah sampai tidak hanya di kota, tetapi sudah desa keluaran yang paling terrendah, oleh karena itu Pulau Hiri ini adalah satu satunya pulau yang masih terjaga Adat Istiadat, harapannya dengan penyuluhan narkoba yang dilakukan oleh BNNP Malut tentang Narkoba untuk dapat di ketahui dan dipahami agar Pulau Hiri tetap terjaga.
“Kami berharap (red BNN) informasi ini tersosialiasi sampai kepada lingkungan keluarga dan anak-anak kita yang ada dirumah. Maksudnya mereka secara dini sudah mengatahui bahwa Narkoba itu berbahaya bisa merusak kesehatan dan menghancurkan masa depan, maka tanggung jawab bersama-sama tidak hanya di BNN tetapi harus ada sampai di pemerintahan kecamatan, tingkat desa, kelurahan, ketua RT,RW bahkan orang tua dirumah” paparnya.
Hal ini juga di sampaikan oleh Camat Pulau Hiri Rustam Malan. “Kita bisa mengawal dan menjaga anak-anak kita dari ancaman bahaya Narkoba oleh karena negeri ini dengan penuh dengan cerita sejarah masa lalu yang sangat luar biasa dengan Adat Istiadat Kesultanan Ternate yang sangat luar biasa, ini jangan sampai hilang punah gara-gara generasi penerus tidak memahami tentang historis sejarah masa lalu karena mereka otak sudah diserang oleh Narkoba” ucapnya.
“Untuk peredaran narkoba ada banyak jenis ada yang sabu, ganja, estasi bahkan modifikasi bahan adiktif lainnya lain seperti minuman keras, dan lem ini adalah pintu masuk menjurus pada narkoba yang paling besar ini juga sudah ada di Pulau Hiri dengan sosialisasi kali ini harapannya pemerintah kecamatan dan kelurahan juga ikut bersama-sama nanti untuk membentuk satgas atau Relawan Anti Narkoba di Kecamatan Pulau Hiri” tuturnya. (Ilon)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita