JNewstv.com | Sofifi – Pemerintah Provinsi Maluku Utara harus fokus dan Optimalkan program program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Politisi Partai Haruna Sukri Ali anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari komisi III, menyampaikan pada saat di dalam rapat paripurna penyampaian laporan Hasil Reses di Gedung DPRD Provinsi Malut di Sofifi Senin (19/10/2020). Mengatakan bahwa Pemprov Malut harus benar benar serius dan fokus pada program program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Pasalnya Sukri menghitung masa jabatan Gubernur Maluku Utara tinggal tiga tahun lagi oleh karena itu dengan masa sisa jabatan Gubernur Maluku Utara agar program program yang telah di rancang atau di susun lebih fokus pada keinginan dan harapan masyarakat Maluku Utara. Sebab beberapa minggu kemarin mereka melakukan reses dari 45 anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, maka dari itu ada 270 desa yang di kunjungi karena persatu anggota DPR mengunjungi enam desa.

Lanjut, Sukri menjelaskan bahwa mengkalkulasi dan menyederhanakan, kalau misalnya diambil total belanja modal anggaran dari tahun 2021 yang sementara di rancang itu red “(Sukri) mempelajari KUAPPAS sebesar 950 miliar lebih, maka berdasarkan dengan 750 desa yang di kunjungi kalau di dihitung sesuai dengan plfom anggaran dari 950 miliar lebih itu, maka sudah tentu satu desa bisa mendapatkan 500 juta dalam bentuk program prioritas yang di susun oleh Pemerintah Pemprov Malut, berarti jumlah kurang lebih 130 miliar lebih. Itu artinya masih 70 miliar lebih belanja modal untuk digunakan atau di peruntukan oleh para SKPD atau eksekutif. Cetus politisi hanura.
Disisi lain Sukri berharap Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar pemerataan dalam pembagian anggaran dalam bentuk progam, karena ada beberapa daerah yang dikunjungi itu sangat kecil dalam pembagian program dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, oleh karena itu pemerataan itu sangat penting. Tegas Sukri. (Kemal Swedya)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita