JNewstv | Jailolo – Sultan Jailolo, Kolano Ahmad Syah, menghimbau seluruh bala kusu di wilayah Kano-Kano Maloku Kie Raha agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar terkait pelantikan Sultan Jailolo.
Himbauan ini disampaikan pada Kamis, 17 Oktober 2024, di Kadato Tagalaya Jailolo, menanggapi isu yang beredar di media sosial mengenai adanya pelantikan Sultan Jailolo “jadi-jadian” di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Ternate.
Sultan Ahmad Syah “menegaskan bahwa tidak ada pelantikan Sultan Jailolo, Bacan, Tidore, dan Ternate. Proses yang terjadi adalah penobatan halifah, yang merupakan salah satu Sultan atau tatah kerjaan, dan wajib dilakukan oleh Sultan yang sah.”
“Penobatan ini harus dilakukan oleh perangkat adat kesultanan dan disaksikan oleh masyarakat adat, pihak keamanan TNI/Polri, dan pemerintah daerah. Jika proses penobatan tidak memenuhi syarat tersebut, maka dianggap ilegal”, ujarnya.
Sultan Ahmad Syah juga “meminta kepada pihak keamanan untuk menangkap oknum yang menyebarkan isu provokatif terkait pelantikan Sultan Jailolo. Beliau menyatakan siap untuk menantang dan mengundang oknum tersebut datang ke Kadato Jailolo Tagalaya.”
Sultan Jailolo juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh modus serupa yang kerap terjadi di Kabupaten Halmahera Barat.
Modus tersebut biasanya melibatkan penipuan dengan iming-iming jabatan atau keuntungan, dan telah merugikan banyak orang dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. (TS)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita