JNewstv.com | JAKARTA. Padang Panjang diakui Direktur Metrologi Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan, Rusmin Amin, berpotensi sebagai kota perdagangan dan jasa yang sudah sepatutnya mewujudkan daerah tertib ukur. Hal ini dikatakannya usai Webinar serupa bersama Walikota Padang Panjang, Sumatera Barat yang diikuti 687 peserta. (28/08/2020)
Dirjen Rusmin Amin mengatakan dengan adanya Tera Timbangan Insya Allah Berkah, Siap Jemput Bola, disingkat Tembang Indah Si Jempol, menjadi program bersinergi dengan pemerintah pusat Cq Dit Metrologi terkait UU Metrologi Legal. ” UU nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal terkait ketertiban alat ukur mulai tera, timbangan, hingga berupa digital, yang berkewajiban diuji ulang sesuai waktu ditentukan,” ujarnya didampingi Korbid Analisa Kemetrologian, Rifan Ardianto.
Sementara Walikota Padang Panjang, Fadly Amran, meyakini program Tembang Indah Si Jempol dapat mengubah citra pasar tradisional menjadi tempat belanja yang nyaman. “Kenyamanan berbelanja di pasar tertib ukur ber-SNI karena timbanganya sudah tepat, juga disediakan pos-pos pengaduan,” ujarnya dalam Webinar yang diikuti 687 peserta itu.

Tertib Ukur Di tempat terpisah, Dirjen Perlindungan Konsumen & Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Veri Anggrijono, mengapresiasi roadshow Webinar yang dilaksanakan Direktorat Metrologi dalam sosialisasi UU 2/1981 tentang Metrologi Legal. “Kota Padang Panjang menjadi salah satu penerima penghargaan sebagai pasar & daerah tertib ukur pada 2017. Daerah Tertib Ukur itu menjadi bagian tolok ukur kemajuan perekonomian suatu bangsa,” ujar Dirjen Veri Anggrijono. (Harun /red)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita