JNewstv.com | Labuha,-Halsel
Tidak senang acara pesta joget pernikahan yang digelar di desa Pulau Gala, kecamatan Kepulauan Joronga, kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) di sudahi oleh yang punya hajat, tiga belas pemuda yang sudah mabuk berat menganiaya dua pemuda yang akan pulang ke rumahnya.
Kedua pemuda bernama Julkarnain Ahad (25) dan RS (17 yang menjadi korban penganiayaan ini kepada media mengatakan bahwa mereka saat ingin pulang ke rumahnya yang beralamat di desa Pulau Gala usai menonton atau mengikuti acara pesta joget tersebut dikeroyok oleh ketiga belas orang yang diduga mabuk tampa tahu sebabnya.
” Usai acara pesta joget, kami berdua hendak pulang dan di tempat sepi,ketiga belas orang tersebut langsung saja memukul Tampa sebab, bahkan kami sempat menanyakan soal pemukulan malah kami terus di pukuli hingga jatuh ketanah hingga mengakibatkan luka lebam dan bengkak di wajah serta tubuh,” ucap korban.
Kata korban, dari ketiga belas pelaku pengeroyokan tersebut, identitas empat pelaku diketahui bersaudara kandung, yaitu
Kadale Jumad, Naim Jumad, Anuar jumat dan Sarif H Jumat yang beralamat didesa Pulau Gala juga. ” Kami dipukul menggunakan tangan dan di tendang hingga jatuh ke tanah, bahkan sudah jatuh pun masih tetap ditendang bergantian,” aku mereka.
Terpisah, sekertaris desa (sekdes) Pulau Gala Boby Samel saat di konfirmasi mengakui adanya penganiayaan sejumlah warga terhadap korban pada malam pesta joget. ” Kejadiannya di malam acara pesta joget pernikahan tampa ijin dari pemerintah desa, tetapi saya tahu kejadian pemukulan terhadap korban dari warga di pagi hari. Kalau selebihnya saya tidak tahu, karena tidak ada laporan dari korban,” terangnya.
Sementara itu, kepala desa (kades) Pulau Gala, Sunarto Bonso hingga berita ini di tayangkan belum dapat di konfirmasi.(RF/Red).
JNewstv.com Berita Fakta & Realita