Home / Jnews Malut / TKBM Jailolo Dukung Stabilitas Ekonomi dan Pilih Jalur Dialog Terkait Penetapan UMP Maluku Utara 2026

TKBM Jailolo Dukung Stabilitas Ekonomi dan Pilih Jalur Dialog Terkait Penetapan UMP Maluku Utara 2026

JNewstv.com. Halmahera Barat__ Organisasi Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Jailolo menyatakan sikap resmi terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Maluku Utara tahun 2026. Meski nilai nominal UMP yang ditetapkan Pemerintah Provinsi mencapai kisaran Rp3.500.000, pihak TKBM lebih mengedepankan pendekatan realistis dan kondusif dalam merespons kebijakan tersebut. Kamis (12/02/26)

Ketua TKBM Jailolo, Hi. Kadir Ishak, menyampaikan bahwa pada prinsipnya para buruh menerima ketetapan UMP 2026 karena tidak lebih rendah dari tahun sebelumnya. Namun, ia mengakui adanya tantangan di lapangan untuk mencapai target upah tersebut bagi 130 tenaga kerja yang ada.

“Target Rp3,5 juta cukup sulit tercapai saat ini karena adanya ketidakseimbangan antara jumlah tenaga kerja dengan volume kerja yang minim. Berdasarkan kesepakatan internal, saat ini upah ditetapkan pada angka Rp2.800.000,-, sama dengan tahun sebelumnya,” ujar Hi. Kadir Ishak (Rabu, 28 januari 2026)

Kondisi ini diperberat dengan faktor logistik, yakni terhentinya kontrak Kapal Tol Laut per Desember 2025 dan belum adanya informasi kelanjutan subsidi di bulan Januari 2026.

” Kami TKBM Jailolo berharap, Aktivitas bongkar muat kembali bergairah pada Februari 2026 saat kapal swasta mulai masuk,” ungkap hi. Kadir ishak

Di tambahnya, komitmen Kesejahteraan dan Jaminan Sosial, Meski menghadapi tantangan pendapatan, TKBM Jailolo tetap berkomitmen pada perlindungan pekerja. Seluruh 130 anggota diwajibkan memiliki BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
Komitmen asuransi ini merupakan tradisi organisasi yang telah dijalankan secara konsisten sejak tahun 1989.

Menolak Aksi Jalanan dan Kedepankan Dialog Menyikapi dinamika upah, TKBM Jailolo menegaskan tidak ada rencana unjuk rasa, demonstrasi, maupun mogok kerja. Organisasi memilih jalur dialog formal dengan pemerintah daerah sebagai cara yang lebih efektif dan konstruktif.

“Kami tidak melakukan koordinasi dengan serikat buruh lain atau elemen mahasiswa untuk aksi di jalan. Fokus utama kami adalah memastikan aspirasi kenaikan upah tetap selaras dengan laju inflasi melalui jalur komunikasi yang baik guna menjaga daya beli anggota,” tambah Hi. Kadir Ishak.

Mendukung Investasi dan Kondusivitas Daerah. TKBM Jailolo berkomitmen menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Halmahera Barat agar tetap kondusif. Sikap moderat ini diambil untuk mendukung stabilitas sosial, kelancaran investasi, serta keberlangsungan Proyek Strategis Nasional (PSN) di daerah.

Organisasi menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan daerah selama aspek kesejahteraan pekerja dan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal tetap diperhatikan. Dengan hubungan harmonis antara buruh dan pemerintah yang telah terbangun baik, potensi eskalasi isu ketenagakerjaan di Maluku Utara diharapkan dapat terus ditekan. (Aldy Ngofangare)

About jnews

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII