JNewstv.com | Ternate – Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Stephen M. Napiun, S.IK.,S.H.,M.Hum., memimpin rapat koordinasi lintas sektoral untuk mengamankan Idul Fitri 1446 H/Lebaran 2025 di Aula Kieraha Polda Malut, Senin (17/3/2025). Rapat ini bertujuan menyatukan persepsi dan strategi dalam Operasi Ketupat Kie Raha 2025, yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Maret hingga 8 April 2025.
Wakapolda menekankan pentingnya kerja sama antar instansi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran. “Meningkatnya mobilitas masyarakat selama Lebaran berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, kemacetan, dan peningkatan angka kriminalitas.”
Operasi Ketupat Kie Raha 2025 akan fokus pada upaya pencegahan. Wakapolda juga menyampaikan sejumlah poin penting yang perlu diperhatikan:
1. Ketersediaan Sembako: Pemerintah perlu memastikan ketersediaan dan stabilitas harga sembako untuk mencegah kelangkaan dan penimbunan.
2. Ketersediaan BBM: Pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) harus dijamin agar tidak terjadi kelangkaan selama periode libur.
3. Transportasi Darat dan Laut: Keselamatan dan kelengkapan sarana transportasi darat dan laut harus diprioritaskan untuk kenyamanan pemudik.
4. Cuaca Laut: Prakiraan cuaca perlu disampaikan kepada nahkoda kapal dan pihak terkait untuk mengantisipasi gelombang tinggi dan penundaan pelayaran.
5. Antisipasi Bencana Alam dan Kamtibmas: Pihak berwenang harus mengantisipasi potensi bencana alam dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
6. Persiapan Sholat Idul Fitri: Kesiapan penyelenggaraan sholat Idul Fitri di masjid dan lapangan perlu dikoordinasikan dengan instansi terkait dan unsur keamanan.
Wakapolda berharap dengan sinergi semua pihak, perayaan Idul Fitri di Maluku Utara dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. (Ilon)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita