JNewstv.com | Tobelo.
Wakil Bupati Halmahera Utara, Muchlis TapiTapi, geram atas lambatnya tim pemulasaran jenasah Covid-19. Saat penangana pasien Covid yang dinyatakan meninggal dunia pada beberapa waktu yang lalu.
Dalam rapat kordinasi yang di gelar Senin,(13/7/2020), Muchlis mengatakan bahwa Tim Pemulasaran jenasah Covid-19 yang sudah dibentuk melalui SK Bupati selaku ketua gugus tugas hatus lebih sigap dan tanggap.
Selalu melakukan komunikasi dan kordinasi dengan pihak-pihak yang terkait seperti keluarga korban, keamanan dan/atau tempat pemakaman, mengkoordinasikan mobil jenazah, membantu evakuasi dari kamar jenazah dan di tempat pemakaman. Dengan melibatkan semua pihak baik POLRI, TNI maupun Gugus Tugas dalam penanganan jenasah.
Hal ini harus dilakukan, sehingga pelayanan terbaik dapat diberikan terhadap jenasah maupun pihak keluarga, sehingga tidak menimbukan hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” Tutur Muchlis.
Sementara itu Asisten III Pemkab Halut, Yudihart Noya, menambahkan bahwa, permaslahan yang terjadi bebeapa hari yang lalu terait dengan penanganan pasien PDP meninggal di RSUD Tobelo, adalah mis komunikasi.
Oleh karena itu agar lebih sigap lagi, kita akan membuat posko/pos di RSUD guna lebih memantapkan tim pemulasaran dan tim evakuasi dalam penanganan jenasah Covid-19.
Tim ini akan dikomendani langsung oleh Ka Satpol PP halut, dengan melibatkan POLRI dan TNI. Sehingga jika terjadi sesuatu kordinasi bisa berjalan dengan baik.
“Karena orang meninggal kita tidak tau, jika ada orang yang meninggal misalnya di jam 2 atau jam 3 malam, secara kemanusian juga kita harus memahami. Olehnya itu kita akan
buat posko juga di RSUD untuk mengantisipasi hal tersebit diatas. (Roby)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita