Home / Berita / Walikota Ternate Resmikan Festival Kampung Adat Mado Madadi di Hiri.

Walikota Ternate Resmikan Festival Kampung Adat Mado Madadi di Hiri.

JNewstv.com l Ternate                            WaliKota Ternate, Burhan Abdurahman, minggu  (29/11/2020) resmi membuka Festival Kampung Adat Mado Madadi 2020, bertempat di kawasan Festival Hiri, Kelurahan Mado, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut).

Pada acara festival dihadiri, Kadis Dikpora Halmahera Tengah Achmad Rakib Spd,MM.dan, para muspika dan muspida  lingkup Pemkot Ternate, Camat dan Lurah se-Kecamatan Hiri.serta warga masyarakat Kecamatan Hiri.

“Ketua panitia Festival Hiri 2020, Abdul Kadir Rakib  dalam sambutannya mengatakan, tema festival Kampung Adat Mado Madadi,ini  merupakan kebanggaan oleh masyarakat kelurahan Mado khususnya dan umumnya masyarakat  pulau Hiri.

Kami atas nama panitia dan seluruh masyarakat Kelurahan Mado, menyampaikan penghargaan, terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi sehingga pelaksanaan Festival Kampung Adat Mado Madadi  2020, berlangsung aman, lancar, sukses dan meriah.

Lanjutnya”ia menyampaikan permohonan maaf, jika selama pelaksanaan Festival Hiri 2020, terdapat kekeliruan,, kekhilafan atau hal-hal yang kurang berkenaan, “memohon maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan Festival  berlangsung,” ucapnya Abdul Kadir.

Sementara itu, Walikota Ternate DR.Burhan Abdurahman SH,MM  menyatakan, pulau Hiri merupakan negeri yang terhormat, pulau bersejarah yang banyak berkontribusi terhadap NKRI, “untuk itu, marilah kita secara bersama-sama menjadi orang yang membanggakan dan bangga menjadi bagian dari orang Hiri.

Pada kesempatan ini,saya (red burhan) mengajak segenap warga masyarakat pulau Hiri untuk terus menjaga ketertiban dan keamanan dengan sebaik-baiknya menjelang Pilwako yang akan berlangsung tahun beberapa hari lagi, “jaga silaturahmi dan persatuan serta kesatuan sesama warga masyarakat,” Walikota

“Mari berikan hal-hal yang produktif, hal yang baik dan hindari hal-hal yang bisa menimbulkan perpecahan. perekat yang paling kuat adalah kultur dan budaya yang berlaku dimana daerah itu didiami,” pesan walikota Bur dalam sambutannya.

Dikatakan, Festival Kampung Adat Mado Madadi  merupakan aset yang harus dijaga dan dikelola dengan baik  secara bersama, bersinergi dan berkolaborasi sehingga Hiri bisa menjadi contoh di masa yang akan datang.

Sementara itu,Abdul Kadir Rakib ketua Panitia sekekaligus Lurah di kelurahan Mado,saat di wawancarai awak media JNewstv.com ia menyatakan Festival Kampung Adat Mado Madadi merupakan salah satu yang tertua di pulau Hiri yang pada yang masa lalu di kenal dengan Soa Madadi merujuk dokumen dan atau manuskrip tua kesultanan Ternate.(Soa Madadi) dibentuk pada tahun 1306 oleh Sultan Ternate ke 5 dengan nama Komala Ngara Malamo alias Maulana Saidina Muhammad Abdullah bin Khaidir.hanya berselang 2 tahun dari pembentukan Heku tahun 1304 ucapnya kadir.
Lanjut” pada awal pembentukannya,kepala Soa Madadi dijabat oleh Maulana Saidina Saifullah Assidiq,setelah terbentuknya Soa Madadi,selanjutnya secara berturut-turut di bentuk 4 Soa lainnya di pulau Hiri,yakni Soa Togolobe 1307,Soa Madorariisa,Soa Fahudu dan Soa majojo yaitu Soa Tomajiko sejak itu Pulau Hiri memiliki 5 Soa atau Kampung ini merupakan  sejarah singkat ucapnya lurah “lanjutnya, saya (red lurah) menghimbau kepada pemerintah Kota Ternate dalam hal ini pada sektor pariwisata untuk memberikan dukungan terhadap  setiap kegiatan yang dapat memberikan konstribusi bagi kemajuan sektor pariwisata itu yang harus diprioritaskan katanya.

Tambanya”Menurutnya, penyelenggaraan Festival ini yang telah dilaksanakan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali berbagai kearifan lokal. Karena saat ini kerifan lokal itu mulai ditinggalkan warga di daerah ini.

“Festival Kampung Adat Mado Madadi  ini merupakan suatu agenda dalam rangka memperkenal destinasi wisata dan budaya yang ada di pulau Hiri. Kegiatan ini sangat penting sebab pulau Hiri merupakan ciri khas dari kota Ternate, dan guna memperkenalkan destinasi wisata dan budaya di pulau Hiri kepada khalayak umum. (Ilon)

About Redaktur

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII