
Maba Jnewstv.com – Warga Desa Waci Kembali di tegangkan oleh suku tugutil pada Sabtu, (30/03/2019) Lima warga Desa Waci di cekal dan di bantai oleh suku togutil saat warga berburu rusa di belantara hutan rimba belakang Desa Waci, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur diantara perbatasan Kabupaten Halmahera Timur dan Kabupaten Halmahera Tengah.
Salah satu diantara lima warga tersebut yakni Harun Muharam(L/36) berhasil melarikan diri dan segera mencari tempat aman hingga dapat berkomunikasi menghubungi warga di Desa Waci agar meminta bantuan melalui via telpon, dari informasi tersebut, warga Desa Waci segera melapor ke pihak berwajib yakni TNI dan Polri dalam hal ini Polres Haltim.
Setelah informasi beredar warga bersama Lima anggota TNI dan Tujuh belas anggota Polri segera bertindak menuju ke TKP, sesampainya di TKP empat korban diantara lima warga tersebut ada tiga korban tergeletak sudah tak bernyawa diantaranya Yusuf Halim (L/34), Karim Abdurahman (L/55) dan Habibu Salatun (L/68) sementara yang satunya yakni Halim Difa (L/53) selamat namun mengalami luka parah akibat sobekan anak panah dari suku togutil.
Keterangan yang di dapat dari saksi korban luka sobek pana bahwa mereka bertemu dengan suku togutil pada Jumaat, (29/03/2019) pukul 17 : 00 Wit, maka terjadilah perkelahian dan para korban masih sempat melakukn perlawanan hingga berakhir pada pukul 21 : 00 Wit namun apalah daya mereka tidak memiliki amunisi dan kekuatan tak seimbang karena jumlah suku togutil lebih banyak personil ketimbang warga korban tersebut, Ungkap Halim Difa (Korban Selamat).

Kepada wartawan Ismunandar Hasan Kepala Desa Waci mengatakan “Kami selaku pemeritah Desa Waci sangat merasakan turut berduka cita karena diantara Tiga Korban tersebut adalah tokoh mantan ketua BPD yakni Habibu Salatun dan salah satunya adalah Ketua BPD aktif saat ini yakni Yusuf Halim, terus harapan dan himbawan kami terutama kepada masyarakat karena ini bukan kejadian pertama tapi ini suda terulang yang ke empat kali kalau di hitung – hitung sudah memakan Delapan Korban mulai dari tahun lapan puluan sampai saat ini kejadian yang sama di bunuh dan di mutilasi, jadi himbauwan kepada masyarakat jika beraktifitas harus berhati – hati dan mengutamakan keselamatan karena kondisi dan medan disana tidak memungkinkan untuk keselamatan, ujarnya.
Lanjut Ice sapaan akrab Kepala Desa Waci “terus harapan kami pemerintah Desa juga mengharapkan kepada Pemerintah Daerah agar dapat memperhatikan dengan keadaan ini karena informasi dari mantan Kepala Desa yakni Idrus Maoradji bahwa dari kejadian yang di tahun 2013 dan 2016 itu dari pemda sudah ada upaya komunikasi antara pihak kemanan tingkat Polda dan Danrem, namun sampai saat ini belum terrealisasi karena tidak ada tindak lanjut, dan harapan kami juga kepada Polri agar dapat mengembalikan Polsek Maba Selatan kepada daerah hukumnya karena hal ini juga menghambat proses evakuasi karena rentang jarak antara Kota Maba dan Kecamatan Maba Selatan cukup memakan waktu yang lama hingga menjadi salah satu hambatan proses evakuasi dan penyelamatan, tegasnya.

Selain itu harapan dari keluarga korban agar pihak berwajib dalam hal ini Polres Halmahera Timur dapat menindak lanjuti kasus ini sampai tuntas agar diberi efek jerat pada pelaku hingga kedepan tidak ada lagi korban yang ke sekian kalinya. (Pul)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita





