
JNewstv.com | Labuha – Sejumlah aspirasi warga Desa Sidopo, Kecamatan Bacan Barat Utara, Halmahera Selatan disampaikan langsung kepada Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba saat penutupan kegiatan Safari Ramadhan setempat, Minggu (31/3) malam.
Ketua pemuda menyuarakan kekurangan tenaga guru PNS serta minimnya fasilitas pendidikan di desa itu.
Kepada Bassam, mereka meminta penambahan guru PNS, pembangunan PAUD, gedung SMP, TPQ, dan lapangan bola.
Kurangnya guru dan fasilitas sekolah membuat proses belajar mengajar di Sidopo dianggap kurang maksimal.
Merespon hal tersebut, Bupati berjanji akan mengupayakan terealisasinya semua aspirasi warga.
Meski begitu, politisi PKS itu mengaku hanya manusia biasa yang tak luput dari kekurangan.
“Bapak/ibu, saya ini hanya manusia biasa yang punya kekurangan dan kelebihan. Untuk itu saya akan melaksanakan apa yang sudah menjadi program pemerintah,” ujar Bassam.
Di Kabupaten Halmahera Selatan terdapat 249 desa dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Karena itu, Bassam enggan membuat janji untuk memenuhi semua permintaan warga secara mentah-mentah.
“Di Halsel ini 249 desa, tentu semua punya kebutuhan berbeda. Karena itu saya tidak mau berjanji kepada masyarakat, namun saya akan berusaha semampuku memenuhi kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.
Bassam juga mendorong masyarakat Sidopo untuk mendoakannya agar aspirasi yang disampaikan dapat terwujud sesuai harapan bersama.
“Saya berharap dan meminta masyarakat Sidopo mendoakan saya, agar aspirasi tadi bisa kita laksanakan sesuai harapan kita semua,” pungkasnya.
Sebelumnya, Bassam berjanji akan memberangkatkan Imam Masjid Sidopo, Samin A. Rahman untuk umroh ke Tanah Suci tahun ini.
Bassam menyebut hal itu bagian dari program umrah untuk imam dan badan syarah di Halmahera Selatan.
“Tahun ini kami Pemda Halsel punya program umrah untuk para imam atau wakil imam dan badan sarah yang belum pernah umrah atau haji,” ucapnya.
JNewstv.com Berita Fakta & Realita