Home / Berita / Advokat Fernando, “Saya menjadi YouTubers Karena Keprihatinan Penegakan Hukum”

Advokat Fernando, “Saya menjadi YouTubers Karena Keprihatinan Penegakan Hukum”

JNewstv.com | JAKARTA

“Panggil saya Fernando De Caprio,” kata DR Fernando Silalahi ST SH MH CLA ketika mengawali perbincangan dengan media di kantor firma hukumnya di Gedung Taluson Lt.3, Jalan RP Soeroso, Gondangdia Lama Menteng, Jakarta Pusat.

Keramahan ala Batak pun mendominasi dialog di antara tanya jawab seputaran karier hingga memanfaatkan podcast Fernando De Caprio sebagai target melek hukum bagi masyarakat untuk memahami hak-hak dan kewajibannya sewaktu berhadapan dengan penegakan hukum.

“Saya menjadi YouTubers juga dikarenakan keprihatinan terhadap kurang dihargainya advokat sebagai profesi penegak hukum secara utuh dalam prosesi keadilan. Mulai penyidikan, persidangan, hingga putusan hakim tingkat tertinggi di Mahkamah Agung,” ujarnya.

Diceritakannya, profesi advokat sebagai penegak hukum tercederai dengan adanya sikap diskriminasi oleh ulah oknum-oknum aparatur penegak hukum lain. Para advokat muda, katanya, seperti kurang dihargai secara profesi hanya karena berpakaian sederhana, tanpa memakai jas-dasi, dan belum dikenal tampil seperti selebritis.

“Padahal hanya advokat sebagai penegak hukum yang disebut profesi mulia, Officium Nobile,” ujar lelaki bergelar doktor hukum dari Universitas Trisakti, Jakarta, lulusan 2018 itu, Kamis (12/5).

“Walau saya pribadi tidak mengalami hal serupa itu, tetapi miris saja melihatnya dari perspektif sesama penegak hukum baik sesama advokat atau aparatur penegak hukum lain; berbeda perlakuan, tidak equals,” ujar pemilik akun dengan 1.880 subscribers dan rerata 1000 sampai 2000 viewer setiap tema tayangan videonya itu.

Disamping alasan lainnya berupa banyaknya persoalan hukum yang berimbas pada buruknya penegakan hukum merupakan akibat dari pelanggaran hukum atau lemahnya kualitas kepatuhan hukum berbagai pihak dalam berbagai sektor kehidupan bermasyarakat. “Hal itu membutuhkan audit hukum,” ujar Direktur Eksekutif Monitoring Saber Pungli Indonesia (MSPI), yang mengaku sesuai saran Menkopohulkam Wiranto saat itu bersamaan Saber Pungli bentukan Presiden Jokowi.

American Style
Kiprah praktisi hukum yang bukan saudara kembar Leonardo Dicaprio, sang aktor film tenggelamnya kapal pesiar Titanic, itu dikenal bergaya pengacara Amerika Serikat alias American Style dalam persidangan.
“Setiap pembuktian tindakan selalu saya minta peragakan sesuai yang dituduhkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidikan kepolisian, dan saya maju ke depan. Tentu seijin majelis hakim,” ujar pendiri Aliansi Pemerhati Pengguna Anggaran (Alppa), LSM anti-korupsi itu.

Dicontohkannya ketika Fernando ingin membuktikan tuduhan bahwa IM kliennya, terdakwa kriminal dari aktivis ’98, tendangannya telah membuat keguguran wanita saksi korbannya. “Saya hitung jarak klien dengan korban untuk menentukan seberapa kuat efek tendangan sehingga keguguran kehamilan. Dan, saya ini sarjana teknik mesin lho,” tandas mantan kuasa hukum tim advokat Calon Presiden Jokowi-Cawapres Jusuf Kalla dalam sengketa Pilpres 2014 di Mahkamah Konstitusi itu. (ANR/Red)

 

About Redaktur

Check Also

Di Tengah Kesibukan, Warga Manfaatkan PELATARAN Untuk Urusan Pertanahan Saat Akhir Pekan

JNewstv.Com | Makassar (Sulsel )- Kesibukan pada hari Senin hingga Jumat terkadang membuat masyarakat kesulitan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII