
Halteng, jnewstv.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah kembali didemo oleh masa aksi yang tergabung dalam Kepengurusan Generasi Himpunan Mahasiswa Tepeleo (GEMA-HPMT) Provinsi Maluku Utara. Beberapa menit beraksi didepan kantor, Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani meminta agar dilakukan Hearing bersama diruang rapat Bupati Senin, (21/01/2019) siang tadi.
Hearing bersama dengan sejumlah masa aksi yang kurang lebih berjumlah 15 orang sangat alot namun beberapa menit kemudian masa aksi yang dipimpin Fauzi Yusup pun puas dengan hasil Hearing itu. Aksi damai yang menuntut pemberhentian sementara Kades Batu Dua Abdullah Muhammad itu berlangsung di kantor DPRD dan kantor Bupati Halteng Bukit Loiteglas desa Were Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah dihadiri Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani didampingi Asisten I Drs Rustam M.Si, Staf Ahli Hi M Ridha Saleh, Kepala DPRD Drs Ridwan Basalem, Kabag Humas dan Protokol Yusmar Ohorela, Kabag Organisasi Ridwan Salidin, dan Kabag Hukum Basri SH.

Kordinator lapangan (Korlap) aksi Generasi Himpunan Mahasiswa Tepeleo (GEMA-HPMT) Maluku Utara Fauzi Yusup dalam forum Hearing diruang rapat Bupati lantai II meminta kepada Pemda Halteng agar meninjau kembali Keputusan Bupati Nomor 141/KEP/517/2018 Tentang Pemberhentian sementara Kades Tepeleo Batu Dua Kecamatan Patani Utara Abdullah Muhammad,” pintahnya. Karena menurutnya SK Pemberhentian itu, tidak mencantumkan poin-poin hukum yang menguatkan. Olehnya itu, pada kesempatan ini kami meminta agar SK pemberhentian tersebut ditinjau kembali,” harapnya. Sementara tanggapan Pemda Halteng pada kesempatan itu melalui Asisten I Drs Rustam M.Si mengaku bahwa pemberhentian sementara terhadap Kepala Desa Tepeleo Batu Dua Abdullah Muhammad berdasarkan surat BPD desa setempat dan Kades Tepeleo Batu Dua telah melanggar beberapa regulasi sehingga dapat diberhentikan sementara,” ucapnya. “Lalainya Kades selama 30 hari berturut-turut tidak melalui izin dari pihak Kecamatan dan tidak menunjukan pelaksana teknis harian guna pelayanan masyarakat. Jadi harus dipisahkan tinggalkan tugas dan sakitnya Kades,” tegasnya. (Ode)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita