JNewstv.com | Tidore. Sangat disayangkan ketidak hadiran Kandidat pasangan calon Ali Ibrahim – Muhammad Sinen (AMAN) dan Salahudin Adrias – Muhammad Djabir Taha. (Selamat) dalam kegiatan ” Dialog Rakyat ” yang dilakukan oleh Forum Peduli Masyarakat (FPM) dalam rangka untuk mendengarkan Visi dan Misi untuk memperbaiki Tidore yang lebih baik dari para kandidat calon Walikota Tidore Kepulauan (Tikep) yang akan bertarung Desember mendatang.Hal ini dikatakan oleh Rustam, salah satu peserta dan mewakili pemuda Dokiri mempertanyakan soal kehadiran para kandidat Calon Walikota Tidore yaitu Ali Ibrahim dan Salahudin Adrias yang tidak sempat hadir pada acara tersebut. (21/09/2020)
Sementara itu Basri Salamah salah satu kandidat calon Walikota Tikep yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan visi dan misi dalam membangun Tidore Kepulauan yang lebih baik dilihat dari sudut pandang daerah yang sangat strategis dan unik jika di bangun kawasan ekowisata di beberapa tempat yang ada di Kota Tidore Kepulauan. Sehingga bisa memperdayakan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan mereka di tempat ekowisata tersebut.
” Mendorong atau membuat tentang perda adat dan kesultanan sehingga prinsip nilai yang mengatur tertipnya sosial, sebab pemerintah harus mensupport kesultanan sebagai lembaga yang mengatur tentang adat seatoran apalagi kita semua ini anak adat yang mesti patuh dan tunduk pada adat.,” paparnya.

Ia menjelaskan akan menyiapkan pasar para petani khususnya petani cengkeh,pala, dll.di tambah dengan membangun pendidikan yang berbasis kreatif dan gratis sehingga orang tua sudah tidak lagi berfikir biaya pendidikan bagi anaknya, mulai dari SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi.
” Menggratiskan biaya kesehatan bagi masyarakat mulaii dari masyarakat yang sakit, melahirkan, operasi maupun sakit berat. Bahkan membangun infrastruktur mulai dari jalan, bangunan, jembatan dan lain – lain didaratan Oba sehingga pemerataan dalam pembangunan infrastruktur yang ada di kota Tidore Kepulauan agar masyarakat Oba tidak rasa terabaikan oleh pemerintah, sebab kita LOA SE BANARI,” kata Basri jika terpilih nanti.
Sementara Ali Ibrahim mengutus juru bicaranya Ardiansyah Fauzi untuk hadir pada ” Dialog Rakyat” yang menyampaikan Visi dan Misi AMANA Jilid II.
Ardiansyah menyatakan bahwa Ali Ibrahim sementara ada kegiatan yang mesti tidak bisa di tinggalkan, maksudnya kalaupun kegitan diaog dilakukan pada jam 14: 00 sudah tentu pasti Ali Ibrahim Calon Walikota akan hadir di acara ini, hanya saja kegiatan molor sampai pada jam 15:00, sehingga Ali Ibrahim tidak sempat menghadiri acara dialog tersebut karena ada kegiatan di salah satu kelurahan yang ada di Kota Tidore Kepulauan.
” AMAN Jilid II ini yang sudah hal yang dilakukan, mulai dari membuat perda tentang kesultanan Tidore, Penguatan SDM, Ekonomi dan Investasi Terpadu, Pemerintah inovatif.Bahkan Aman juga jadikan Kesulitan Tidore sebagai benteng peradaban, sebab Pemkot Tidore sudah alokasikan APBD untuk Kesulitan Tidore per tahun Rp 1 miliar,” akunya.
Jubir AMAN ini menjelaskan sementara Produksi Perikanan dan Pertanian meningkatkan, pendidikan jumlah guru kekurangan teratasi, kesehatan jumlah angka kematian ibu dan bayi menurun. Pendidikan di Tidore sudah gratis.
” AMAN jilid II ini tinggal melanjutkan dan meneruskan program – program yang sudah di siapkan untuk dilaksanakan pada periode berikutnya,” ujar Ardiansyah
Sementara Calon Walikota Tidore Kepulauan Salahudin Adrias,bahkan jubir pun tidak hadir atau berhalangan hadir dalam acara dialog rakyat dengan alasan ada agenda di luar kota Tidore.
Pesan Jou Sultan Tidore Husein Alting Syah, bahwa jadikan mumentum pilwako sebagai ajang persaudaraan, para kandidat, tidak boleh saling menghujat satu sama lain sebab kita semua adalah satu dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. (Kemal/ilon)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita