Home / Ekonomi / Antisipasi Resah Masyarakat, Kades Mano Rancang BLT

Antisipasi Resah Masyarakat, Kades Mano Rancang BLT

JNewstv.com | Halsel
Mengantisipasi keresahan warga Desa Mano, kecamatan Obi Selatan, Halmahera Selatan,(Halsel)Kades Fahrudin Lamaca sebut perancangan Bantuan Langsung Tunai untuk sementara adalah Rp 200.000,- .Hal ini dikatakannya kepada JNewstv.com. (11/05/2020)

Kades Fahrudin Lamaca mengatakan bahwa penetapan BLT akan diinformasikan dalam waktu dekat, apakah penetapannya Rp. 200.000 atau Rp 600.000, kita sesuaikan dengan permintaan warga.  ” BLT masih dalam tahapan perancangan, untuk penetapan itu membutuhkan musyawarah untuk mufakat, karena antara warga kelas menengah, miskin terus berkontradiksi, apalagi kelas menengah atas juga ingin mendapatkan, sehingga antara keputusan, intruksi dan kebijakan pemerintah, kita lebih melihat pada kondisi warga saat ini,” ungkapnya.

Ia menjelaskan BLT masih dalam perancangan, nanti beberapa hari kedepan akan kami tetapkan berapa kepastiannya dan akan didistribusikan ke masyarakat, hal ini kita lebih mengantisipasi kondisi warga masyarakat, jangan sampai warga bertolak belakang antara satu dengan yang lain.

” Selaku kepala Desa Mano, saya (red -Fahrudin) lebih mengedepankan faktor keadilan dan kesetaraan, sehingga dalam menindak lanjuti intruksi pemerintahan pusat maupun daerah, dalam hal masyarakat yang damai tentram dan berkeadilan, kita butuhkan pertimbangan-pertimbangan dalam mengambil sebuah keputusan,” jelas kades.

Kades menerangkan untuk penetapan dan pembagian nanti pihaknya akan berkordinasi kepada seluru pihak penegak hukum, yang berada di wilayah kecamatan Obi Selatan maupun dari pemerintah Desa, sehingga dalam pembagian kita butuh pengawalan oleh penegak hukum, untuk menjaga kondisi warga, jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan bersama.

” Dalam tahapan perancangan ini, masyarakat yang melawan (keras kepala) yang sudahterdaftar dalam pendataan, saya akan cabut namanya, dan saya siap bertanggung jawab didepan hukum nanti,” tegasnya.

Tambah Fahrudin, yang melawan itu cabut saja namanya, kita sudah pengertian sama mereka,tapi mereka tidak pikir sama kita, kondisi saat ini pemerintah Desa juga pusing, mau ambil keputusan yang mana, ikuti arahan kebijakan undang undang tapi masyarakat terus ngotot mau dapat bantuan semua, jadi saya harap pengertiannya dari masyarakat.

” Soal bantuan sosial yang didistribusikan oleh kementrian sosial yang saat ini berada di pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, coba sedikit menengok ke wilayah Obi Selatan, karena kami juga sangat menginginkan Bantuan itu sampai ke masyarakat, sehingga cepat atau lambat kami harap bantuan itu bisa sampai ke kami,tutupnya. (Ardi)

About Redaktur

Check Also

Dari Daerah untuk Indonesia, BPP KAPMI Konsolidasi 5 Ketua BPD di Jakarta Kawal Ekonomi 8 Persen

JAKARTA, JNewstv.com — Badan Pengurus Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) menggelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII