JAKARTA, JNewsTV – Antonius, mengkritik keras pernyataan KPK yang dinilai lembut menanggapi laporan dari Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Jokowi Dodo tidak hanya melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi, tetapi juga merusak independensi lembaga pemilu dan peradilan demi kepentingan politik putranya, Gibran Rakabuming Raka.
“Perilaku kekuasaan semacam ini patut diduga kuat melibatkan praktik KKN. KPK harus segera mengembalikan citra dan wibawanya dengan menindaklanjuti laporan tersebut,” ujar Antonius, Selasa (7/1/2025).
Antonius, menyesalkan respons KPK yang menyatakan akan menunggu laporan masyarakat terkait dugaan tersebut. Menurutnya, sikap ini kontras dengan penanganan kasus lain yang menyasar tokoh politik nonpejabat negara.
“KPK seharusnya mengejar pelaku korupsi di lingkaran kekuasaan, apalagi jika ada laporan yang menunjukkan potensi kerugian negara,” tegas Antonius.
Ia menambahkan bahwa publik berharap pimpinan baru KPK bisa lepas dari bayang-bayang kekuasaan mantan presiden dan membuktikan komitmen terhadap pemberantasan korupsi secara adil dan tegas.***
JNewstv.com Berita Fakta & Realita