JNewstv com |JAKARTA Muhamad Yusuf Muhi alias Bang Ucu menyambangi Kantor Hukum J.Umboro and Partners di lingkungan Hotel Nusantara, Jalan Raya KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. “Gue kangen Tenabang,” ujarnya sesaat diterima advokat Joko Umboro SH dan sejumlah rekannya, Rabu (16/2) petang. “Abah kesini kenal sama Aba (bapak) nya Joko, bang Parto, di Jati Bunder, juga kangen Topik.”
Namun begitu, Bang Ucu mengungkapkan keprihatinannya dengan kondisi kampung halamannya terkait regenerasi Anak Tenabang seperti semut dikelilingi gula tetapi kesulitan menikmatinya. “Abah sedih, kenapa kue-kue yang berserakan kagak bisa dinikmati anak-anak kite. Padahal kan bisa tu pade mengelola perparkiran, satpam, atawa kerja lainnya.”
Karena itulah, sesepuh Tenabang yang malang melintang di jagat preman itu meminta agar Anak Tenabang bersinergi dengan para pelaku usaha, ataupun dengan aparat pemerintah dalam program-program yang bisa dikerjasamakan.
“Abah juga begitu dulu, bekerjasama dengan pemerintah, TNI dan Polri, sampai akhirnya Tenabang seperti sekarang ini,” ujar dedengkot Tenabang, yang kini menetap di Bogor, bersama sejawatnya Ali Hamidi, istri dan anak-anaknya.

Pemersatu
Kedatangan dedengkot Tenabang ke kantornya, bagi Joko Umboro, sebagai berkah yang tidak disangka-sangka lantaran nama kondang Bang Ucu terus bergaung hingga generasi milenial. “Terus saya kaget saya mengetahui Bang Ucu beserta keluarganya sudah muncul depan pintu kaca,” ujarnya dengan wajah sumringah.
Pasalnya, sosok Bang Ucu banyak digandrungi karena kiprahnya dalam dunia preman sangat tersohor. Sampai-sampai, katanya, banyak para pemimpin wilayah Jakarta serupa Pangdam, Kapolda, bahkan hingga setingkat menteri meminta pandangannya terkait kepremanan.
Apalagi, Joko Umboro menambahkan, Tenabang baru saja kehilangan tokoh sekelas Haji Lulung Lunggana yang meninggal beberapa waktu lalu. “Abah Ucu itu tinggal satu-satunya orang yang dituakan dan disegani kawan lawan daerah Tanah Abang, Alhamdulillah.” (Nanda/Red)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita