JNewstv.com | Halmahera Barat — Banjir melanda Desa Duono, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut pada malam hari. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan serius pada permukiman warga, dengan dua unit rumah dilaporkan hanyut terbawa arus dan tujuh unit lainnya mengalami kerusakan parah akibat terendam banjir, Rabu (7/1/2026).
Warga setempat menyebutkan, luapan air terjadi secara tiba-tiba sehingga sebagian besar warga tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka. Selain dua rumah yang hanyut, tujuh rumah lainnya kini dalam kondisi tidak layak huni akibat genangan lumpur dan material sisa banjir yang masuk ke dalam bangunan.

“Kondisi di lapangan saat ini sangat memprihatinkan. Kami mencatat ada dua rumah yang benar-benar hanyut dan tujuh rumah warga kami rusak parah setelah terendam banjir,” ujar salah seorang warga Desa Duono saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp.
Pemerintah Desa Duono saat ini tengah melakukan pendataan terhadap seluruh warga terdampak guna memastikan kebutuhan logistik serta menyiapkan lokasi pengungsian sementara. Fokus utama penanganan diarahkan pada keselamatan warga dan pembersihan material sisa banjir.
Kepala Desa Duono, Mario, mewakili masyarakat menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat segera turun tangan memberikan bantuan.
“Kami sangat berharap pemerintah secepatnya memberikan bantuan dan melakukan penanganan teknis di lapangan. Warga kami membutuhkan bantuan darurat, baik logistik maupun perbaikan infrastruktur agar dampak banjir ini tidak semakin meluas,” ujar Mario.
Pemerintah desa juga mengimbau seluruh warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Ibu dan sekitarnya masih belum stabil.
(Aldy Ngofangare)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita