Home / Berita / Baru Enam Koperasi Merah Putih yang Aktif dari 78 yang Dibentuk

Baru Enam Koperasi Merah Putih yang Aktif dari 78 yang Dibentuk

TERNATE, JnewsTV.com – Program pemerintah pusat membentuk usaha bersama melalui Koperasi Desa Merah Putih terus didorong. Salah satu yang terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui Kopdes adalah Pemerintah Kota Ternate.

Meski pendanaan dari pemerintah pusat masih belum maksimal, melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate, Kopdes yang sudah terbentuk mencapai 78 dan tersebar di wilayah Ternate maupun pulau.

Dari 78 Kopdes yang ada, baru enam yang beroperasi. Hal ini diungkap Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate, Sarif H. Sabatun, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/02).

“Kita sudah bentuk koperasi desa ini sudah capai 78. Yang aktif dan sudah jalan itu baru enam koperasi. Sebenarnya terbentuk itu 80, tapi dua di antaranya berada di kelurahan persiapan. Enam koperasi yang eksis itu bergerak di bidang simpan pinjam dan sembako,” ujar Sarif.

Enam Kopdes yang aktif saat ini masih bersifat mandiri dengan hasil iuran pokok dan iuran wajib anggota. Di antaranya terletak di Kelurahan Mangga Dua, Tanah Tinggi, Akehuda, Kampung Makassar Timur, Kelurahan Soa Puncak, dan Kelurahan Sasa.

Saat ini Pemkot sedang fokus menyelesaikan pembangunan gerai untuk memenuhi sarana Koperasi Desa.

“Kita fokus tahun kemarin bangun dua gerai, sudah capai 50 persen, terletak di Kelurahan Tafure dan Tabona. Untuk tahun ini kita bangun dua gerai lagi di bagian selatan, yakni Kelurahan Tarau dan Kastela. Kita target juga di tahun ini penambahan lima gerai tersebar di semua wilayah. Pembangunan gerai ini lokasinya disediakan Pemkot (aset Pemkot dan provinsi berupa bangunan maupun lahan),” katanya.

Lanjutnya, anggota Kopdes sendiri harus memiliki skill. Keahlian anggota juga menentukan nasib koperasi itu sendiri.

“Anggota juga harus punya keterampilan. Saat ini kita hidup di zaman serba digital, makanya meskipun hanya koperasi, mereka juga harus punya inovasi untuk pengembangan usaha,” tuturnya.

Sementara itu, terkait pendanaan dari pemerintah pusat melalui Bank Himbara, Sarif mengaku masih menunggu.

“Kita masih menunggu informasi pendanaan di tahun ini. Saya berharap secepatnya pendanaan tahun ini bisa dialokasikan pemerintah pusat sehingga koperasi yang sudah terbentuk bisa beroperasi. Tapi syaratnya mereka harus mengajukan proposal bisnis yang nantinya disurvei oleh pihak bank dan dinas terkait,” ungkap Sarif.

(yUn)

About Redaktur JNewstv

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII