JNewstv.com | Halmahera Selatan —Dilaporkan bahwa 18 rumah di Desa Jojame, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, terendam banjir akibat hujan deras pada Senin 1 April 2024 malam.
Banjir ini disebabkan oleh luapan air di kali mati yang mengalir ke pemukiman warga. Kejadian ini terjadi saat warga desa sedang melaksanakan salat tarawih.
Salah satu pemuda dari Desa Jojame, Jasman, membenarkan kejadian tersebut saat dihubungi oleh JNewstv.com. Selasa 2 April 2024 malam dini hari, Jasman mengatakan bahwa banjir ini bukanlah kejadian pertama kalinya, tetapi sudah sering terjadi saat hujan deras.
“Ini sudah sering terjadi, setiap kali hujan deras pasti akan terjadi banjir. Air bah masuk ke dalam rumah-rumah warga,” kata Jasman pada Selasa, 2 April 2024.
Jasman juga meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah Halmahera Selatan terhadap kondisi Desa Jojame. Saat ini, warga Desa Jojame yang mayoritas beragama Islam sedang menghadapi hari raya Idul Fitri.
“Kejadian ini juga pernah terjadi bulan tahun lalu. Oleh karena itu, kami meminta Bupati Bassam Kasuba untuk melihat kondisi desa kami,” ungkapnya.
Jasman menyebut bahwa masalah yang paling mendasar adalah belum adanya talud di sekitar kali mati, sehingga setiap kali hujan, Desa Jojame selalu terendam banjir.
Oleh karena itu, Jasman berharap agar Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, dapat membantu dalam pembangunan talud.
“Kami belum memiliki talud, jadi setiap kali hujan pasti terjadi banjir. Kami berharap Bupati dapat membantu kami dalam pembangunan talud,” pungkasnya.
Editor: Saleh Luqman
Penulis: Mardan Amin
JNewstv.com Berita Fakta & Realita