
JNewstv.com | Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun Anggaran 2023 kepada pemerintah.
Hasilnya, pemerintah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kedelapan kalinya sejak 2016.
Acara penyerahan LHP LKPP 2023 digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2024).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin hadir langsung dalam acara tersebut.
“Hasil atas LKPP 2023 menunjukkan opini WTP yang merupakan opini WTP kedelapan sejak LKPP 2016,” ujar Ketua BPK Isma Yatun dalam sambutannya.
Isma mengapresiasi kinerja pemerintahan di bawah kepemimpinan Jokowi dalam memastikan keuangan negara digunakan sesuai ketentuan perundang-undangan dan menghindari kerugian negara.
Salah satu dampak positif dari upaya ini adalah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 55,97 triliun selama periode 2015-2023.
Angka ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam pengelolaan keuangan negara.
Acara ini juga dihadiri oleh pimpinan lembaga negara, kementerian, lembaga pemerintah non-kementerian, kepala daerah, sekretariat jenderal kementerian/lembaga, BUMN, dan sekretariat daerah.
Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, yang hadir dalam acara tersebut.
“Apa yang disampaikan Ketua BPK RI tersebut akan menjadi pedoman kami untuk lebih optimal dalam tertib administrasi dan berkomitmen,” ucap Bassam.
Bassam menambahkan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan juga telah meraih WTP sebanyak 8 kali sejak 2016. “Mari bersama-sama kita pertahankan prestasi ini untuk tahun-tahun ke depannya,” ajaknya.
Selain penyerahan LHP LKPP 2023, BPK juga menyerahkan Ikhtisar Laporan Hasil Pemeriksaan (ILHP) Semester II Tahun Anggaran 2023. Acara kemudian dilanjutkan dengan seminar nasional.
JNewstv.com Berita Fakta & Realita