
JNewstv.com | Joronga – Halsel
Di masa Bupati Bahrain sampai pada tahun kepemimpinan Usman Sidik, camat Kepulauan Joronga, Mahdan H Abidin S,pd diduga melakukan perbuatan yang tidak terpuji dan bertanggung jawab. Pasalnya selama ia menjabat diduga sunat atau potong gaji beberapa pegawai kecamatan dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk memperkaya dirinya sendiri. Hal ini di katakan oleh Wahila Rasai, ketua LSM Pesisir Gane di dampingi ketua LSM Peduli Pembangunan, Nasarudin kausaha kepada media.(08/04/22)
Wahila Rasai mengatakan Mahdan H Abidin kedoknya terbongkar sehingga membuat resah para PTT dan pegawai PNS kantor camat resa karena kinerjanya tersebut.
” Saat kami investigasi, mereka (pegawai PNS & PTT) membenarkan hal yang tidak terpuji itu yang di lakukan camat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan ,menurut mereka lagi, anak dan keponakan camat tersebut di masukan kerja menjadi pegawai PTT agar bisa mengambil keuntungan dibalik itu. ” Diduga camat menyalahi konstitusi UDD 1945 dengan memberanikan dirinya mengusulkan untuk perbulan di cairkan gaji tersebut tapi tidak pernah disalurkan. “Kami (LSM Pesisir Gane dan LSM Peduli Pembangunan) akan mengusut tuntas Ketika diketahui camat sengaja mengganti gantikan pegawai PTT tersebut agar tidak diketahui karena berdasrkan SK yang dia buat sendiri,” jelas Wahila.
Terang dia, kami (LSM Pesisir Gane dan LSM Peduli Pembangunan) akan menindaklanjuti informasi yang dihimpunnya dan siap menghadirkan saksi yang menjadi korban gaji PTT.yang di silet (potong) habis oleh camat.
” Dalam waktu dekat akan menyurat resmi kepada pihak yang berwajib.seperti inspektorat dan polres serta jaksa bahkan akan menyurat ke bupati dengan resmi,” akunya.
Sekedar diketahui bahwa Mahdan H Abidin diduga meraut keuntungan saat menjabat jabatan camat Kepulauan Joronga dari operasional kecamatan karena habis tampa ada diperuntukan untuk apa dan gaji PTT tidak tahu lari kemana. ” Sementara permintaan pengajuan pencairan operasional dan gaji PTT terlampir SK PTT tersebut dan keperluan kepentingan. Kecamatan tapi nyatanya anggaran tersebut dijadikan lahan mencari keuntungan pribadinya.
Media JNewstv. Com mencoba menghubungi Camat Kepulauan Joronga namun tidak ada respon sehingga berita ini di muat.(Rifaldi)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita