Home / Berita / Disepelekan Dirpolairud, Wartawan Minta Kapolda Malut Tegur Pejabatnya
Foto : Kantor Polairud Polda Maluku Utara

Disepelekan Dirpolairud, Wartawan Minta Kapolda Malut Tegur Pejabatnya

 

JNewstv.com | Ternate – Pelayanan publik di Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara dikeluhkan para wartawan.

Pasalnya, mereka merasa tidak dihargai dan disepelekan oleh pejabat Polairud saat hendak mengkonfirmasi suatu kasus.

Salah satu wartawan yang merasa kecewa adalah wartawan dari media online JNewstv.com.

Ia bercerita bahwa saat mencoba mengkonfirmasi sebuah masalah di Kasubbid Gakkum Polairud yang berlokasi di pelabuhan perikanan Bastiong Ternate. Namun, ia diarahkan untuk langsung ke kantor Polairud Polda Maluku Utara yang berada di Pelabuhan Ahmad Yani, Jalan Ahmad Yani, Kotabaru, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Foto : Kedatangan Wartawan di kantor Polairud Polda Malut.

Tanpa ragu, ia langsung menuju kantor Polairud dan melapor di pos penjagaan. Namun, ia diberitahukan oleh petugas piket di pos jaga bahwa orang nomor satu di Polairud sedang giat di Mapolda, untuk itu diminta kembali keesokan harinya pada jam 10.00 WIT.

Keesokan harinya, ia kembali ke kantor Polairud sesuai dengan instruksi yang diberikan.

Namun, ia kembali kecewa karena Dir Polairud sedang menerima tamu yakni pihak Bea-cukai Ternate. Alih-alih menghargai tugas wartawan, justru para wartawan diminta untuk menunggu hinga berjam-jam lamanya.

3 jam pun berlalu sejak pukul 10 pagi, waktu menunjukkan pukul 12.00 WIT terlihat Dirpolairud sedang berjalan keluar kantor melewati pos jaga mengantarkan tamu dari Bea-cukai tersebut.

Sialnya, setelah tamu tersebut pulang diantar langsung oleh pejabat polda tersebut, Dirpolairud yang baru dilantik itu enggan untuk bertemu dengan wartawan.

“Sebagai mitra kerja, kami merasa Dirpolairud tidak menghargai tugas wartawan, dengan cara disepelekan seperti ini, Kapolda Malut perlu memberi teguran kepada yang bersangkutan,” ungkap wartawan tersebut dengan rasa kecewa. Kamis (18/1/2024).

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai tupoksi Polri sebagai pengayom dan pelayan masyarakat, terutama kepada wartawan.

Apakah ini merupakan cerminan dari pelayanan publik yang seharusnya? Hal ini menjadi perhatian penting yang perlu ditinjau dan diperbaiki oleh pihak terkait.

Padahal, informasi yang ingin dikonfirmasi para wartawan adalah menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat yang mata pencahariannya diduga bermasalah dan sedang ditangani  satuan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polairud Polda Maluku Utara enggan memberikan tanggapan resmi terkait keluhan tersebut.

About Moch

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII