Home / Berita / Dispar Malut Gelar Rapat Forum Koordinasi Lintas Sektor Pariwisata Se Malut

Dispar Malut Gelar Rapat Forum Koordinasi Lintas Sektor Pariwisata Se Malut

JNewstv. com | Ternate- Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara menggelar acara Forum Koordinasi Lintas Sektor Pariwisata se Malut yang dibuka secara resmi oleh asisten II Umar Sangaji mewakili Gubernur Provinsi Maluku Utara Bapak Abdul Gani Kasuba, di Hotel Surya Pagi. Rabu (3/12/2020)

Dalam sambutannya Bapak Umar Sangaji Asisten II Mengatakan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai salah satu upaya bersama untuk meyatukan ide dan gagasan serta memaksimalkan sinergitas lintas sektor demi mensukseskan penyelenggaraan Sail Tidore tahun 2021 yang akan datang.

Oleh karena itu, Sail Tidore dan Napak Tilas 500 tahun Ekspedisi Magelhaens, merupakan sebuah mumentum yang harus menjadi titik balik kemajuan pariwisata di Maluku Utara khususnya di Kota Tidore Kepulauan. Setiap kabupaten yang disinggahi harus memaksimalkan segala persiapan dan memanfaatkan event ini sebagai ajang promosi pariwisata di daerahnya masing-masing. Sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan stakeholder serta serta seluruh masyarakat sangat menentukan kesuksesan event Sail Tidore.

Untuk itu sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Sail Tidore harus maksimalkan, sebab sesuai rencana rombongan napak tilas sebanyak 265 orang tersebut akan berada di Maluku Utara selama 43 hari dan akan berbaur dengan masyarakat. Selama berada disini mereka akan menyatu dengan budaya dan keseharian masyarakat Maluku utara, kearifan lokal dan tradisi kebiasaan masyarakat tentu harus menjadi sesuatu yang berkesan bagi mereka sehingga menjadi daya tarik untuk kembali berkunjung ke tanah Moloku Kie Raha. Demikian sambutan Umar Sangaji.

Sementara Kadis Pariwisata Provinsi Maluku Utara Tahmid Wahab menjelaskan bahwa rapat Forum Koordinasi Lintas Sektor Pariwisata Se Malut merupakan sebuah kegiatan untuk menyatukan pandangan dan preparation menuju kesiapan sail tidore 2021. Oleh karena itu kegiatan sail tidore akan dilakukan beberapa fase yang pertama adalah fase loncing yang akan dilaksanakan di Jakarta sebab ada keterlibatan kementerian dan semua pihak yang masuk dalam struktur panitia Nasional,

Sehingga dalam sisi kebijakan anggaran sudah tentu bisa dibantu dan ada kemudahan kemudahan dalam pelaksanaan kegiatan sail tidore. dan ada juga loncing brending pariwisata Maluku Utara, sementara fase kedua adalah pra sail tidore yang artinya semangat empat Kesultanan seperti legugam, hari jadi Tidore, festival Jailolo, saruma Halsel, fagogoru Halteng, aketajawi dll.

Lanjut Tahmid mengatakan bahwa dengan fase fase yang akan dilakukan maka ada kesiapan kesiapan demi kegiatan event sail tidore tersebut. Yang difikirkan saat ini adalah pasca sail tidore sehingga untuk kita didiskusikan bersama dan merumuskan konsep agar pasca sail tidore itu masyarakat Tidore merasakan dampak manfaatnya.

Oleh karena itu sail Tidore ini adalah mumentum dalam rangka mempromosikan pariwisata Maluku Utara, dan sebagai kebangkitan pariwisata Maluku Utara, asalkan ada singkronisasi antara kabupaten/kota dan provinsi Maluku Utara, sehingga kedepan sail Maluku Utara agar semua Kabupaten/kota juga dilibatkan satu event yang di pusatkan Sofifi atau daerah kabupaten atau Kota yang sebagai tuan rumah untuk melaksanakan sail tersebut. Cetus tahmid (Kemal Swedya)

About Redaktur

Check Also

Tidak Hanya Dapat Jadwal Yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah

JNewstv.Com | Bengkulu – Kepastian jadwal dan kecepatan proses jadi manfaat yang dirasakan masyarakat saat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII