Home / Berita / Gerasi Nusa Gelar Refleksi Hari Pahlawan Di Benteng Orange

Gerasi Nusa Gelar Refleksi Hari Pahlawan Di Benteng Orange

JNewstv.com | Ternate. Komunitas Gerakan Literasi Nusantara (Gerasi Nusa) menyelenggarakan kegiatan Refleksi Hari Pahlawan dengan tema Pagelaran Seni Sastra Menyambut Hari Pahlawan 10 November 2020 Fort Oranje. Kegiatan tersebut disponsori baik oleh Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia Stkip Kie Raha, dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-kota Ternate. Adapun beberapa komunitas dan juga dari fakultas Sastra Universitas Khairun Ternate yang juga turut hadir dan partisipasi dalam kegiatan Gerasi Nusantara. Hal ini dikatakan oleh pembina Gerasi Nusantara, Maesayu Gay kepada JNewstv com (11/11/2020).

Masayu Gay, mengatakan bahwa kegiatan hari pahlawan, merupakan hari momentum bangsa Indonesia untuk mengingat kembali jasa para pahlawan Nasional yang telah gugur pada masa pertempuran yang lampau.” Kegiatan yang dilakukan di benteng oranje dikarenakan benteng oranje adalah salah satu tempat sejarah ternama di provinsi Maluku Utara yang mana pada masa itu dikuasai Portugis. Sebab itulah Gerasi Nusantara hadir dan memperingati dengan Seni Sastra,” ungkapnya.

Ia menjelaskan dengan adanya kegiatan pagelaran Seni Sastra oleh Gerasi Nusantara kita dapat mengingat kembali jasa pahlawan bangsa Nasional serta budaya kita sebagai jati diri anak bangsa sebagaimana bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan penuh akan jejak peninggalan yakni; salah satunya Maluku Utara. ” Di samping itu, juga launching buku hasil karya sastra yang dituliskan Komunitas Gerasi Nusantara bahkan kadis Kebudayaan Ternate, Rinto Thaib juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan Gerasi Nusa dengan memberikan buku tulisan tangannya sendiri yang bertuliskan Fort Malayo TO Oranje kepada peserta yang hadir,” ucap Masayu.

Sementara itu, Kadis Kebudayaan Ternate, Rinto Thaib yang membuka acara pagelaran seni sastra ia menyampaikan bahwa negara yang besar adalah negara yang menghormati jasa para pahlawan. Adapun kalimat penyair yang di kutip kadis kebudayaan; jika bangsa ini di jajah maka hanya ada satu kata “lawan”. (Yusman Leko)

About Redaktur

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII