
JNewstv.com | LABUHA – Hasan Ali Bassam Kasuba, Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut), menghadiri peresmian Gereja Betlehem di Desa Matuting Tanjung, Gane Timur Tengah, pada Jumat (2/2).
Gereja tersebut merupakan hasil pembangunan yang sudah dimulai sejak 14 tahun lalu.
Ketua Panitia Peresmian, Punisumus Kilaong, mengatakan bahwa acara ini merupakan momen bersejarah bagi warga Desa Matuting Tanjung.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bassam dan istrinya, Rifa’at Al Sa’adah, yang turut serta dalam peresmian gereja.
“Kami sangat bersyukur dan bahagia atas kehadiran Bupati Bassam dan Ibu Rifa’at Al Sa’adah yang meresmikan gereja kami yang sudah kami impikan sejak lama,” kata Kilaong.
Pendeta Helen Sahureka, Koordinator Wilayah Gane Timur Utara dan Tengah, juga menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Halsel.
Helen mengatakan bahwa Bupati Bassam adalah sosok yang peduli terhadap umat kristiani di Halsel.
“Bupati Bassam Kasuba sangat luar biasa. Beliau selalu memberikan perhatian dan dukungan kepada kami,” ucap Pendeta Helen.
Bupati Bassam sendiri mengaku senang bisa hadir dalam peresmian gereja.
Ia juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan istrinya kepada warga Desa Matuting Tanjung.
Bassam berharap agar istrinya bisa diterima dan dikenal oleh keluarga di desa tersebut.
“Saya hari ini sangat bahagia. Saya bisa bersama-sama keluarga meresmikan rumah ibadah untuk keluarga kristiani di Desa Matuting Tanjung. Saya juga ingin memperkenalkan istri saya yang juga merupakan keluarga dari semua orang yang ada di sini. Saya minta tolong agar istri saya bisa diperkenalkan dengan adat istiadat kita di sini,” ungkap Bassam.
Bassam juga menekankan bahwa peresmian gereja ini adalah bukti dari kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Halsel.
Ia berjanji bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung pembangunan rumah ibadah, baik untuk muslim maupun kristiani.
“Pemerintah Daerah akan terus memberi support terhadap kegiatan pembangunan rumah ibadah. Baik itu muslim maupun kristiani. Kita harus saling menghargai dan menjaga kerukunan antar umat beragama di Halsel,” tutupnya.
Sebagai informasi, Gereja Betlehem yang dibangun dengan swadaya warga jemaat pada 2011 silam itu menelan anggaran sebesar Rp1,3 miliar.
JNewstv.com Berita Fakta & Realita