JNewstv.com | Ternate.
Melalui halaman akun resmi facebook Sultan Tidore Husain Sjah, berpesan kepada Gubernur Maluku Utara H. Abdul Gani Kasuba , Lc. Mengenai kinerja pemerintahan Daerah Provinsi Maluku Utara dalam menagani Wabah Corona/Covid-19 yang hanya himbauan saja, tanpa ada tindakan nyata seperti halnya yang di lakukan TNI dan POLRI yang selalu siap melakukan upaya pencegahan dan penaganan. Selasa, 28 April 2020.
Keprihatinan dan kepedulian Sultan Tidore Husain Sjah, yang juga merupakan anggota DPD RI dari Provinsi Maluku Utara.
Melalui surat terbuka yang di tuliskan di akun facebook nya, menunjukan keprihatinan akan keadaan negerinya terhadap bencana Non Alam yang di alami bangsa Indonesia khususnya Provinsi Maluku Utara, dengan turun langsung memberikan bantuan kepada Tim Gugus Covid-19 Provinsi Maluku Utara dan memantau langsung keadaan yang di alami masyahrakat.
Pesan Sultan Tidore
Husain Sjah
Assalamu’alaikum wr.wb.
Bapak Gubernur Propinsi Maluku Utara, semoga senantiasa sehat lahir dan bathin.
Ada 2 hal yang ingin saya sampaikan setelah melihat jalannya roda pemerintahan yg bapak pimpin ditengah himpitan kehidupan yang dialami oleh masyarakat Maluku Utara.
Hal-hal yg saya maksudkan adalah :
1. Penangan dan pencegahan virus corona atau covid19 yang sampai saat ini nampak belum terkoordinasi secara baik. Kebijakannya lebih banyak bermain pada tataran dalam bentuk himbauan semata. Kalau saya melihat justru TNI DAN POLRI yang paling siap melakukan upaya penanganan dan pencegahan ini, tapi sayang mereka dibatasi oleh aturan dan opersional lainnya. Bahkan mungkin pada hal-hal tertentu mereka tidak dilibatkan.
Saya ingatkan kepada Gubernur bahwa corona tidak mengenal himbauan yang bapak keluarkan. Tindakan nyatalah yang dibutuhkan saat ini. PSBB akan dapat berjalan secara efektif apabila skema bantuan tidak semata mata terfokus dan di monopoli oleh pemprov.
Berikanlah kepada pemerintah Kab/Kota anggaran utk turut serta melakukan tindakan2 cepat utk penanganan masalah tsb disertai dengan melibatkan jaksa dan polisi utk melakukan pengawasannya
2. Saya berharap agar Gubernur dapat melakukan evaluasi kembali atas IUP/Pertambangan dan usaha usaha pertambangan yang merusak lingkungan.
Alam dan lingkungan di Maluku Utara adalah milik sah rakyat Maluku Utara, yang diwariskan para leluhur semenjak ribuan tahun yang lalu, dan bukan pemilik usaha pertambangan tersebut.
Ingat, Rakyat Maluku Utara adalah saudara kandung dari Gubernur. Tak boleh membiarkan mereka menderita dan terzalimi di TANAH TUMPAH DARAH mereka sendiri.
Jangan biarkan alam ini rusak dan binasa oleh pemilik modal yang tak punya nurani. Saya sangat berharap semoga Gubernur tak berkompromi dengan cara-cara mereka.
Berusahalah mewariskan kepada anak cucu kita Alam yang Indah dan Permai, sebagaimana para leluhur kita mewariskan kepada kita, walaupun mereka hidup dalam kesederhanaan kalau tidak dikatakan dalam keprihatinan. Tapi mereka bangga dengan kehidupannya yang bersahaja dan punya HARGA DIRI.
Akhirul kalam, semoga musibah ini segera berlalu dan Allah gantikan dengan berbagai kebaikan dari berbagai arah untuk kita semua.
Aamiin Allah ya mujibassaailiin.
Wassalam.
Husain Sjah
(jn/red)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita