JNewstv.com | Ternate
Entah siapa yang bermain di lapak emperan terminal Gamalama yang baru di bangun dengan menggunakan baja ringan hingga tembus harga tiga puluh juta perlapak. Seakan tidak takut atau memang sengaja memanfaatkan keadaaan saat dimana pemilihan walikota dan wakil walikota Ternate baru saja selesai dan di menangkan oleh pasangan calon nomor urut 2 Tauhid – Jusri.
Berdasarkan investigasi di lapangan tim JNewstv mendapatkan informasi ada beberapa calo yang di duga bekerjasama dengan oknum Dinas Perhubungan (Dishub) kota Ternate yang sudah mengklaim bahwa tempat yang baru saja di bangun sudah ada yang punya. Namun anehnya bukan para pedagang yang sebelumnya atau yang terdahulu yang menempati lapak tersebut melainkan orang yang tidak pernah berjualan di terminal.
Lebih anehnya lagi, berdasarkan informasi yang di dapat, lapak tersebut saat ini di tawarkan dengan harga fantastis sebesar 30 juta rupiah. ” Beberapa waktu lalu ada yang menawarkan 20 sampai 25 juta tapi sekarang 30 juta, bagaimana kami bisa membeli lapak tersebut, padahal kami ini pedagang lama dan itu baru lapaknya belum nanti bangunannya,” keluh salah satu pedagang yang mengadu.
Praktek jual – beli lapak ini memang sudah akut dan pastinya terorganisir.pasalnya setiap ada kios atau lapak baru pastinya sudah penuh namun selanjutnya mulai para calo begrilya mencari mangsa untuk menjual tempat – tempat tersebut.
” Harapannya untuk walikota yang baru untuk membenahi oknum – oknum yang memperjual belikan lapak atau kios agar di non aktifkan dan para calo di amankan atau di tangkap,” geram salah satu pedagang.(TIM)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita