SOFIFI, JnewsTV.com – Menjelang Idul Fitri 1447 H/2026, Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus melakukan peninjauan di sejumlah kabupaten/kota guna memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri tetap aman.
Baru-baru ini, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos didampingi Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pangan, serta unsur Forkopimda melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Galala, Sofifi, Senin (09/03).
Dari hasil peninjauan tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa mulai hari ini MinyakKita (minyak goreng) telah disalurkan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dengan harga Rp15.700 per liter. Untuk wilayah Sofifi, penyaluran dilakukan di dua titik, yakni Pasar Galala dan Pasar Sarimalaha, Tidore.
Penyaluran dilakukan melalui distributor resmi Perum Bulog. Sherly menjelaskan bahwa jumlah penyalur akan ditambah secara bertahap seiring dengan bertambahnya stok. Sementara untuk kabupaten/kota lainnya, distribusi juga akan segera menyusul.
Data penyaluran MinyakKita untuk Maluku Utara pada periode Januari–Februari 2026 tercatat sebanyak 600.000 liter. Dari jumlah tersebut, sekitar 160.000 liter telah tersalurkan. Sementara stok yang tersedia di gudang Perum Bulog per 5 Maret tercatat sebanyak 79.000 liter.
Adapun sisa kuota dari pemerintah pusat sebanyak 440.000 liter saat ini masih diupayakan untuk dipercepat pengirimannya.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung subsidi biaya logistik MinyakKita.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, baik Bulog, penyalur, pedagang, pengawas dari Disperindag kabupaten/kota, maupun masyarakat sebagai pembeli yang memastikan distribusi berjalan jujur dan harga sampai ke masyarakat sesuai HET,” ujarnya.
Ia menegaskan, jika terdapat pemasok atau penyalur yang menjual minyak di atas harga HET, maka izin usahanya akan dicabut. Untuk pembelian, masyarakat juga dibatasi maksimal 2 liter per orang.
Sementara itu, untuk beras dari Bulog juga dijual sesuai ketentuan harga yang berlaku. Penyalur tidak diperkenankan menjual di atas harga yang ditetapkan maupun menjual kembali kepada pedagang eceran.
Harga Beras Kita Premium ditetapkan sesuai HET sebesar Rp79.000, sedangkan beras SPHP dijual dengan harga Rp67.000.
(By)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita