HALTENG, JNewstv.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) menggelar rapat koordinasi lintas sektor terkait mitigasi bencana lingkungan serta rencana normalisasi Sungai Kobe–Lukolamo, yang berada dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) Kobe dan kawasan penyangga Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Rabu (24/12/2025).
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, didampingi Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Halteng.
Sejumlah pejabat penting turut hadir, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Tengah, Komandan Kodim 1512/Weda, Kapolres Halmahera Tengah, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku Utara, Ketua DPRD Halmahera Tengah, Ketua Komisi III DPRD Halteng, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara, Danki Kompi I Batalyon B Satbrimob Polda Maluku Utara, Kepala Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Kepala UPTD KPH Halmahera Tengah, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam rapat tersebut, dibahas secara komprehensif langkah-langkah antisipatif guna meminimalisir potensi bencana lingkungan, terutama banjir dan kerusakan ekosistem sungai, melalui penguatan pengelolaan DAS dan program normalisasi sungai yang terintegrasi.
Bupati Ikram M. Sangadji menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keseimbangan lingkungan, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan taman nasional.
“Mitigasi bencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kerja sama semua pihak agar pengelolaan lingkungan berjalan berkelanjutan dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan dan mencegah risiko bencana di wilayah Halmahera Tengah secara berkelanjutan.
(Ilham Husen)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita