JNewstv com | HALSEL
Sikap tidak terpuji ditunjukan oleh Fauji Bin Usman selaku Kepala Desa (Kades) Kampung Baru, Kecamatan Kepulauan Botanglomang,Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) kepada awak media. Pasalnya ,Kades Kampung Baru ini diduga telah melecehkan profesi dan juga menghalang-halangi kinerja wartawan dalam peliputan.(20/08/21)
Perlakuan tak terpuji itu, ditujukan kepada Yuldi salah satu wartawan media online biro Halsel, saat mengonfirmasi kades Kampung Baru atas dugaan bekerja sama dengan salah satu oknum pegawai di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dalam praktek korupsi pengelolaan Dana Desa (DD) di wilayahnya
Yuldi mengatakan kejadian bermula pada sekitar pukul 15.50 WIT (19/08) di kantor DPMD,dirinya hendak mengkonfirmasi Fauji dan salah satu oknum pegawai DPMD yang sebelumnya sudah kesepakatan bersama untuk melakukan wawancara dan disaat bersamaan datang juga kades Fauji di kantor tersebut.
“Di saat saya baru memulai pembicaraan untuk mengkonfirmasi ke salah satu oknum pegawai DPMD Halsel, kades Kampung Baru berusaha menghalangi pembicaraan saya dengan oknum pegawai tersebut, dengan bahasa yang menghina kinerja seorang pewarta bernada kasar,” katanya.
Yuldi menjelaskan bahwa dihadapan pegawai DPMD, Kades mengatakan bahwa dirinya tidak cocok jadi wartawan, cocoknya usaha ikan dasar agar bisa menafkahkan anak isteri. ” Kades menghina dan menjelek – jelekan wartawan yang katanya bekerja tidak dengan hati yang bersih, jangan menulis berita yang tidak masuk akal,,seperti menyampaikan informasi terkait dugaan praktek korupsi DD Kampung Baru,” jelasnya.
Terang dia, Kades juga menuding bahwa pemberitaan terkait dugaan korupsi Dana Desa Kampung Baru adalah pemberitaan yang hanya memfitnah dengan memanfaatkan profesi wartawan. Selain itu Kades juga mengancam menabrak pewarta dengan kendaraan roda dua (motor).
“Kalau saya tidak berfikir anak kampung, sudah saya tabrak dengan motor” ucap kepala Desa Kampung Baru (rekaman audio),” terang Yuldi.
Sementara itu kades Fauzi belum bisa di hubungi untuk dimintai keterangan soal kejadian ini.
Untuk diketahui, desa Kampung Baru dalam 100 hari kerja Usman-Bassam sudah dilakukan sidak oleh Bupati Usman Sidik dan ditemukan banyak pelanggaran, saat ini menunggu hasil audit Inspektorat Halsel detail kerugian Negara atas dugaan korupsi DD (rifaldi)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita