JNewstv.Com | TERNATE – Kantor Pertanahan (Kantah ) Kota Ternate memperkuat kesiapan menghadapi transformasi pelayanan pertanahan berbasis wilayah di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Komitmen tersebut ditunjukkan Kepala Kantor Pertanahan Kota Ternate, Arif Setyawan, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Muhamad Hirsad, dalam Rapat Koordinasi melalui Zoom Meeting terkait Progres Persiapan Transformasi Pelayanan pada Kantor Pertanahan di Lingkungan Kementerian ATR/BPN, Senin (10/8/2026).
Rapat strategis yang diselenggarakan Kementerian ATR/BPN tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, bersama Tim Transformasi Pelayanan dari Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko Sekretariat Jenderal. Pertemuan membahas perkembangan persiapan transformasi pelayanan sekaligus menyelaraskan kesiapan seluruh Kantor Pertanahan dalam menghadapi perubahan tata kelola pelayanan pertanahan.
Transformasi pelayanan diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan pelayanan pertanahan melalui pembenahan pada aspek Man, Method, Machine, Material, Management, dan Environment (6M). Sejumlah fokus utama yang didorong meliputi penyederhanaan proses bisnis, digitalisasi layanan secara end-to-end, peningkatan kualitas dan integrasi data, penguatan kompetensi serta budaya kerja SDM, transparansi dan monitoring layanan secara real-time, hingga penguatan tata kelola dan integritas.
Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN membangun birokrasi yang semakin adaptif, efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Perubahan tidak hanya menyasar sistem dan teknologi, tetapi juga proses bisnis, kualitas data, sarana pelayanan, serta pola kerja dan budaya organisasi.
Dalam roadmap transisi organisasi nasional selama 24 bulan, Agustus 2026 hingga Agustus 2028, transformasi akan diterapkan secara bertahap pada Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia melalui beberapa gelombang implementasi. Berdasarkan rancangan Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN mengenai tahapan implementasi Organisasi dan Tata Kerja (OTK) Kantor Pertanahan, Kantor Pertanahan Kota Ternate dijadwalkan masuk dalam Gelombang VII bersama 49 Kantor Pertanahan lainnya.
Perubahan tersebut akan mengarahkan pola kerja Kantor Pertanahan dari pendekatan tematik menuju pola berbasis wilayah, dengan pengelolaan pelayanan yang lebih terintegrasi berdasarkan wilayah kerja. Pola ini diharapkan mampu memperjelas alur pelayanan, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan efektivitas penyelesaian layanan dari awal hingga selesai (end-to-end).
Untuk mendukung proses tersebut, Kantah Kota Ternate mulai mematangkan sejumlah langkah persiapan, antara lain penataan sarana dan prasarana front office dan back office, penguatan layanan digital, pembenahan serta validasi data pertanahan, penyelarasan alur kerja dan penugasan berbasis wilayah, hingga penguatan kompetensi digital dan budaya pelayanan prima bagi seluruh jajaran.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Ternate, Arif Setyawan, menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung arah transformasi pelayanan yang ditetapkan Kementerian ATR/BPN.
Transformasi pelayanan bukan sekadar perubahan struktur organisasi, tetapi menjadi momentum untuk membangun cara kerja yang lebih efektif dan responsif. Dengan kesiapan SDM, data, sarana, teknologi, dan tata kelola yang terus diperkuat, Kantah Kota Ternate siap mengakselerasi transformasi menuju pelayanan pertanahan yang semakin modern dan berorientasi pada masyarakat.
#TrasformasiPelayanan
#TernateKotaLengkap
#KantahKotaTernate
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
JNewstv.com Berita Fakta & Realita