JNewstv. com | Ternate. Kapolda Malut Brigjen Pol. Drs. Suroto M.Si didampingi Karo SDM Polda Malut Kombes Pol. Satria Yusada S.I.K. pimpin pelaksanaan pengambilan Sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas penyelenggaraan Rekrutmen Proaktif penerimaan Bintara Polri TA. 2020 Panda Malut sekaligus menyaksikan penandatanganan MoU bersama antara Polda Malut dengan LSM dan instansi terkait, serta pengambilan Sumpah Panitia, dan Peserta Seleksi Penerimaan Terpadu Calon Anggota Polri 2020. Kegiatan difokuskan di Aula Polda Malut Jl.Kapitan Pattimura No.9 Kel. Kalumpang, Ternate. Selasa (10/12) kemarin.
Adapun kegiatan ini juga dihadiri oleh Para Forkopimda, para Pejabat Utama Polda Malut, Kadis Dikjar Provinsi Malut, Kakanwil Kemenag Malut, Kadis Dukcapil Kota Ternate, ketua HIPMI Malut, ketua LSM Malut dan orang tua peserta seleksi penerimaan terpadu calon Anggota Polri yang berjumlah 34 orang.
Penandatangan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, Orang Tua dan Peserta Seleksi Penerimaan Terpadu Calon , Bintara Polri, TA 2020 ini dipimpin langsung oleh Kapolda Malut Brigjen Pol. Drs Suroto M.Si.

Kapolda Malut, dalam sambutannya mengatakan dalam rangka menindaklanjuti Program Prioritas Kapolri untuk mewujudkan SDM yang unggul, maka perlunya langkah-langkah komprehensif untuk melakukan penataan pada bidang rekruitmen untuk mewujudkan proses seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, humanis dan berbasis IT serta dapat diakses oleh Publik.
“Karena memang sejatinya rekrutmen yang baik memilki peran sangat penting menciptakan postur personel Polri dalam organisasi Polri”, ucapnya.
Menjawab paradigma tersebut, untuk mendapatkan calon anggota Polri yang mempunyai kompetensi khusus dan talenta, maka diselenggarakan rekruitmen proaktif pada penerimaan Polri T.A 2020 secara bersih, transparan, akuntabel dan humanis serta clear dan clean baik di tingkat panda maupun tingkat pusat, sambungnya.
“Polri juga berkomitmen pada semua proses penerimaan calon anggota Polri, tidak ada KKN, Broker, Pungli, apalagi rekayasa dan konspirasi serta menerapkan diskualifikasi bagi peserta seleksi yang menggunakan sponsorship, memo ataupun ketebelece”, ungkapnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Kapolda sebagai penanggungjawab penyelenggaraan rekruitmen proaktif panda Polda Malut, menekankan beberapa hal untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh panitia dan peserta.
“Pertama, pakta Integritas ini pada hakekatnya merupakan pernyataan kesiapan dan kesanggupan dengan menjunjung tinggi sumpah jabatan di hadapan Tuhan Yang Masa Esa, sehingga diharapkan tidak hanya sebagai formalitas semata, namun benar-benar diterapkan selama proses
seleksi berlangsung.
“Kedua, kepada panitia seleksi serta pengawas internal dan eksternal, agar menyelenggarakan seleksi ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tangung jawab, sehingga tidak ada lagi penyalahgunaan wewenang.
” Ketiga, kepada para peserta agar mengikuti seleksi ini dengan baik, serta tidak berupaya untuk melakukan kecurangan, jangan percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Apabila ada oknum panitia maupun peserta seleksi yang terbukti melakukan pelanggaran maupun kecurangan, kita tidak segan-segan untuk mendiskualifikasi dan diproses sesuai aturan yang berlaku”, tegasnya. (Ilon)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita