Home / Berita / Kepsek Sumarno Genjot Rumusan Hasil Kurikulum Merdeka Belajar TA 2022-2023

Kepsek Sumarno Genjot Rumusan Hasil Kurikulum Merdeka Belajar TA 2022-2023

JNewstv.com | JAKARTA

Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka yang digelar Dinas Pendidikan Kota Depok selama tiga hari (5-7 Juli) di SMPN 10 Bedahan, Sawangan, sebagai sarana penguatan guru agar lebih fokus dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi.

“Sudah tentu, model pembelajaran kurikulum merdeka ini, akan mengubah paradigma, pola pikir, dan cara kerja guru sehingga nantinya akan ada sinkronisasi antara kinerja dengan perilaku kerja,” ujar Kepala Disdik Wijayanto SPi MPi usai membuka kegiatan tahun pelajaran 2022-2023.

Kurikulum Merdeka Belajar-nya Kemenristekdikti dipimpin Nadiem Anwar Makarim BA MBA itu, katanya, berfokus pada program Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Ujian Nasional (UN), Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi.

Hasil workshop tersebut, sambung Kepala SMPN 10 Sumarno MPd, segera dirumuskan tim penyusun kurikulum merdeka yang mulai diberlakukan pada tahun ini pada satuan pendidikan atau kelompok satuan pendidikan dengan mengembangkan kurikulum melalui prinsip diversifikasi sesuai kondisi satuan pendidikan.

“Kurikulum Merdeka sangat memudahkan siswa dalam memilih pembelajaran, bahkan siswa dapat memilih muatan mata pelajaran yang akan di kembangkan secara mandiri dan pribadi, semacam proyek wajib setiap minggu satu jam,” urai Kepsek Sumarno, yang mengaku juga memaksimalkan secara profesional potensi pekerja inklusi, Ichsan Kamil, itu.

Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Kota Depok, d/h bernama SMPN 1 Sawangan, dikenal sebagai sekolah Berbusa Lingkungan setelah menyabet Juara II Sekolah Benar Budaya Sekeliling tingkat Provinsi Jawa Barat pada 2009. Juga menjadi Juara I Futsal Liga Pendidikan Indonesia tingkat Kota Depok.

Pada 2011 SMPN 10 menjuarai O2SN Kota Depok melalui Juara II Karate, Juara II Voli, Juara II Lempar Lembing, Juara III Catur dan Juara III Silat. Sementara tercatat memiliki Akreditasi A dengan Nilai 90 ditetapkan 28 Oktober 2011, sebagaimana dilansir laman p2k.unkris.ac.id.

Sekolah Merdeka Belajar (SMB), seperti diberitakan depok.go.id (4/8/2021), berhasil mewisuda sebanyak 94 peserta yang berasal dari 19 sekolah di Kota Depok. 72 peserta di antaranya berhasil menyelesaikan modul pembelajaran yang diberikan oleh SMB sebanyak 100 persen.

Belajar Merdeka
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam Kurikulum Belajar Merdeka, seperti pernah dikemukakan Menristekdikti Nadiem Anwar Makarim BA MBA selaku inisiator, menjadi penguatan kompetensi guru dan siswa.

“Nantinya, Kurikulum Merdeka digunakan untuk seluruh satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, Pendidikan Khusus, dan Kesetaraan,” ujar Mendikbudristekdikti Nadiem saat peluncuran Empat Pokok Kebijakan Pendidikan itu, di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Dijelaskannya, penyusunan RPP disederhanakan melalui guru secara bebas memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP. Tiga komponen inti RPP terdiri dari tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan asesmen.

“Penulisan RPP dilakukan dengan efisien dan efektif sehingga guru memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan dan mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri. Satu halaman saja cukup,” jelas Mendikbud. (Nanda/Red)

About Redaktur

Check Also

Sekda Haltim Launching Bantuan Lansia Tidak Mampu di Wasile dan Wasile Timur

Haltim, JNewstv.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, mewakili Bupati Halmahera Timur, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII