
Jnewstv.com, OBi — Komandan Korem (Danrem) 152/Baabullah, Brigjen TNI Elkines Villando Dewangga menggelar kunjungan kerja (Kunker) ke objek vital nasional (obvitnas) di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Minggu (12/11/2023)
Kunjungan kerja ini bertujuan meninjau pengamanan perusahaan pertambangan dan pengolahan PT Wanatiara Persada. Danrem berharap penjagaan obvitnas ini dapat menghasilkan andil besar terhadap stabilitas dan pembangunan di Halmahera Selatan.
Danrem juga memberikan sebuah plakat kepada manajemen PT Wanatiara Persada sebagai tanda penghargaan kontribusinya dalam pembangunan daerah. Dalam kunjungannya, Danrem dan rombongannya disambut oleh CEO Wanatiara Persada, Qi Hong Bin berserta jajarannya.
“Wanatiara Persada adalah obvitnas. Sudah jadi tugas kita untuk mengamankan objek ini bersama-sama. TNI selalu bersinergi dengan Polri dalam mewujudkan stabilitas obvitnas agar terus memberikan andil bagi pembangunan, khususnya daerah Halmahera Selatan hari Minggu (12/11/2023) ,” ucap Danrem.
Sementara Deputy GM Legal-Publik Relation, Darmanusa Alting mengatakan tujuan utama kunjungan Danrem adalah untuk meninjau fasilitas pengolahan nikel, tempat penampungan material, hingga sistem monitoring keamanan yang ada di dalam perusahaan. Danrem juga menyampaikan beberapa masukan untuk memperkuat sistem keamanan di area tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kunjungan kerja yang dilakukan oleh Bapak Danrem dan rombongan. Kami merasa terhormat dan mendapat motivasi tambahan untuk terus berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan negara, khususnya di Maluku Utara, hari Minggu (12/11/2023),” kata Qi Hong Bin.
PT Wanatiara Persada adalah salah satu perusahaan pertambangan nikel yang beroperasi di Pulau Obi, Halsel, Malut. Perusahaan ini memiliki kapasitas produksi sekitar 2,5 juta ton nikel per tahun dan menyerap tenaga kerja sekitar 3.000 orang.
Sekedar untuk diketahui Danrem dan rombongannya tiba di site Haul Sagu pada hari Minggu (12/11/2023).
JNewstv.com Berita Fakta & Realita