HALTENG, JNewstv.com — Keistimewaan Hari Buruh Internasional Pemuda 8 Desa di Kecamatan Pulau Gebe Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Provinsi Maluku Utara yang Tergabung dalam Gerakan Anak Muda Peduli Pulau Gebe (GAMPI Gebe) Turut Merayakan May Day 1 Mei 2026 Mendesak kepada Pemerintah Pusat Kembali Melihat Pembatasan Kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) ini Dinilai Sebagai Hambatan Siklus Putaran Ekonomi Masyarakat di Wilayah Lingkar Tambang yang Begitu Merosot.
Koordinator GAMPI Gebe, Ibnu Mulkam Kepada Wartawan JNewstv.com.-Pada Saptu 2 Mei 2026 .menyatakan bahwa Pergerakan ini di bentuk berdasarkan kajian bersama terkait Masyarakat mulai merasakan keresahan melihat daya belanja masyarakat merosot akibat pengaruh dari daya pendapatan masyarakat yang berada di wilayah industri seperti yang ada di Kecamatan Pulau Gebe
Pembatasan Kuota RKAB memicu keresahan bagi masyarakat buruh dan menjadi tamparan usaha kecil di wilayah lingkar tambang yang berada di pulau seperti kami yang ada di Kecamatan Pulau Gebe kabupaten Halmahera Tengah
Untuk di ketahui bahwa Kecamatan pulau Gebe memiliki Jumlah Penduduk 6.191 jiwa ini berdasarkan data BPS Kabupaten Halmahera Tengah yang di terbitkan pada tahun 2025 yang tersebar di 8 Desa yaitu Desa- Desa tersebut meliputi Elfanun Kacepi, Kapaleo, Sanafi, Sanaf Kacepo, Umera, Umiyal, Yam ini berada di bawah administrasi Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.
Ibnu Mulkam menegaskan bahwa Pembatasan RKAB perlambat aktivitas industri pertambangan berefek pada siklus putaran Ekonomi Masyarakat sehingga berpengaru sistem tatanan hidup masyarakat di Kecamatan Pulau Gebe, ini tamparan secara Resesi.
Selain itu, jika aktivitas industri pertambangan di Kecamatan Pulau Gebe terhambat, ataupun sampai berhenti maka secara otomatis masyarakat Pulau Gebe akan terdapat secara keberlangsungan ekonomi hidup serta tantang generasi berkelanjutan di kecamatan Pulau Gebe.
Bila sampai buruh kehilangan kerja Tekanan ekonomi mendesak tatanan hajat hidup masyarakat Pulau Gebe pun turut berpengaru secara sosial. Tegas
Lebih lanjut, GAMPI Gebe menekankan bahwa kebijakan di sektor strategis harus mempertimbangkan dampak sosial yang nyata di lapangan, dalam pernyataan resmi ini menaruh harapan besar kepada Shanty Alda Nathalia, anggota DPR RI Komisi XII yang membidangi energi dan pertambangan.
GAMPI Gebe mendesak agar persoalan RKAB di Pulau Gebe segera dibawa ke meja pembahasan serius di Senayan, aspirasi ini muncul sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap masa depan wilayahnya yang saat ini sedang berada dalam bayang-bayang ketidakpastian.
Ibnu Mulkam menyebut, rekam jejak Shanty Alda yang pernah merintis usaha di Pulau Gebe menjadi alasan kuat bagi masyarakat untuk menaruh harapan, mengenai kondisi lapangan di Gebe dianggap sebagai modal penting bagi sang legislator untuk memperjuangkan normalisasi RKAB.
GAMPI Gebe Menyerukan Harapan ke pundak Senator Shanty Alda Harus Menyapaikan secara terbuka kepada pemerintah pusat, Normalisasi RAKB adalah bentuk wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat secara khusus di kecamatan Pulau Gebe dan pada umumnya pemerintah Daerah Halmahera Tengah provinsi Maluku Utara.
Ilham Husen
JNewstv.com Berita Fakta & Realita