JNewstv.com, Ternate — Kesultanan Ternate resmi melantik dan mengukuhkan panitia penyelenggara Pesta Adat Ternate 2026 dalam prosesi adat yang berlangsung khidmat di lingkungan Kedaton Kesultanan Ternate, Kamis (28/5/2026).
Prosesi pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Sultan Ternate, Hidayatullah M. Syah, yang sekaligus mengambil sumpah seluruh panitia di hadapan Bobato Dunia Kesultanan Ternate serta para tokoh adat dan masyarakat.

Pembentukan panitia ini dilakukan sebagai langkah awal persiapan pelaksanaan Pesta Adat Ternate atau Legu Tara No Ate yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang. Kegiatan budaya tahunan tersebut menjadi salah satu agenda adat terbesar di Kesultanan Ternate yang menampilkan kekayaan tradisi, seni, dan budaya masyarakat Maluku Utara.
Dalam pelaksanaannya nanti, berbagai pertunjukan budaya akan ditampilkan, mulai dari tarian tradisional, atraksi kesenian daerah, hingga lagu kebanggaan masyarakat Ternate, Tara No Ate Pandopo, yang sarat makna tentang persatuan, kebersamaan, serta kecintaan terhadap tanah leluhur.
Dalam amanatnya, Sultan Hidayatullah M. Syah menegaskan bahwa seluruh panitia memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kemurnian nilai-nilai adat dan budaya Kesultanan Ternate.
“Kalian bukan sekadar panitia, tetapi perpanjangan tangan para leluhur dalam menjaga dan meneruskan warisan budaya. Pastikan seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan sesuai aturan adat dan mampu mempererat persatuan masyarakat,” tegas Sultan di hadapan para pengurus Legu Tara No Ate.
Sultan juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan serta menjadikan pesta adat sebagai sarana memperkuat identitas budaya masyarakat Ternate di tengah perkembangan zaman.
Panitia yang dikukuhkan memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup luas, mulai dari penyusunan agenda kegiatan budaya, latihan seni dan tarian, persiapan perlengkapan dan kostum adat, pengaturan jalannya acara, koordinasi dengan pemangku wilayah, hingga dokumentasi seluruh rangkaian kegiatan sebagai bagian dari catatan sejarah budaya Kesultanan Ternate.
Sementara itu, Ketua Umum Gemusba sekaligus Ketua Panitia Legu Tara No Ate, Kaicil Ismuulsujud, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan oleh Kesultanan Ternate.
Ia menegaskan komitmennya bersama seluruh anggota panitia untuk bekerja maksimal demi menyukseskan pelaksanaan pesta adat tersebut.
“Kami siap bekerja bersama seluruh elemen masyarakat agar Pesta Adat Ternate tahun ini berjalan sukses, meriah, dan mampu menunjukkan kemegahan budaya Ternate kepada masyarakat luas, baik di Maluku Utara maupun tingkat nasional,” ujarnya.
Prosesi pelantikan kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh pengurus panitia sebagai simbol dimulainya persiapan menuju pelaksanaan Pesta Adat Ternate 2026.
Syahril
JNewstv.com Berita Fakta & Realita