JNewstv.com | Halmahera Barat – Kondisi operasional dan keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Halmahera Barat (Halbar) tengah menghadapi tekanan serius. Direktur PDAM Halbar, Robert Fadly, menegaskan pihaknya akan membatasi bahkan menghentikan sementara penerimaan pegawai baru, khususnya yang masuk melalui jalur rekomendasi.
“Kami membatasi bukan karena melawan arahan atau perintah, tapi kami ingin menyesuaikan dengan kemampuan keuangan yang ada di perusahaan,” ujar Robert kepada wartawan, Senin (25/8/2025).
Menurutnya, jumlah pegawai PDAM Halbar saat ini telah melampaui kebutuhan ideal. Berdasarkan rasio operasional, 1.000 pelanggan hanya membutuhkan 6 pegawai. Dengan jumlah pelanggan sekitar 6.000 orang, idealnya hanya dibutuhkan sekitar 36 pegawai. Namun, realitanya, jumlah pegawai justru jauh melebihi standar tersebut.
“Di Kecamatan Jailolo saja sudah ada 60 pegawai. Itu baru satu wilayah, belum termasuk Loloda, Jailolo Selatan, dan beberapa kecamatan lain di Halbar,” ungkap Robert.
Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat beban gaji semakin berat dan mengancam stabilitas keuangan perusahaan. Karena itu, pihaknya meminta dukungan penuh dari pemerintah daerah.
“Maka dari itu, kami berharap Bupati Halbar dapat mengeluarkan memo atau surat resmi untuk membatasi penerimaan pegawai baru. Ini penting untuk mencegah kerugian perusahaan,” tegasnya.
Jurnalis: Aldy
JNewstv.com Berita Fakta & Realita