Home / Berita / Pengamat Rinaldi Nilai Kebijakan Kemendag Seringkali Mirip Pemadam Kebakaran

Pengamat Rinaldi Nilai Kebijakan Kemendag Seringkali Mirip Pemadam Kebakaran

JNewstv com | JAKARTA
Upaya keras Pemerintah Cq Kementerian Perdagangan menstabilisasi harga minyak goreng masih ditunggu rakyat. Menyusul tidak terkendalinya lonjakan harga produk olahan minyak sawit mentah, yang konon terdampak kenaikan harga CPO internasional.
“Pasokan minyak goreng ke pasar rakyat terus berjalan, dan Harga Eceran Tertinggi akan berlaku efektif di pasar rakyat dalam tiga hingga empat hari ke depan,” ujar Menteri Perdagangan, M.Luthfi, didampingi Dirjen Dagri, Oke Nurwan.

Untuk itulah, katanya, peninjauan ke Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, dan pabrik minyak goreng PT. Asianagro Agungjaya, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (3/2) terkait dikucurkannya minyak goreng sesuai HET. Yaitu per liter curah Rp 11.500, kemasan sederhana Rp 13.500, dan kemasan premium Rp 14 ribu, yang berlaku mulai 1 Februari 2022, sesuai Permendag nomor 6 tahun 2022 tentang Penetapan HET.

Kebijakan lainnya berupa domestic market obligation (DMO) atas crude palm oil (CPO) dimana eksportir berkewajiban memasok produk olahan minyak sawit mentah (CPO) sebesar 20 persen dari volume ekspor untuk kebutuhan dalam negeri. Kendati sempat diluruskan Mendag Lutfhi karena DMO disalahtafsirkan dengan transaksi harga lelang.

“Kebijakan DMO dan DPO (Price) itu disalahartikan oleh beberapa pelaku usaha sawit yang seharusnya membeli CPO melalui mekanisme lelang, yang dikelola KPBN (Karisma Pemasaran Bersama Nusantara) dengan harga lelang, tetapi mereka melakukan penawaran dengan harga DPO,” kata Lutfi melalui siaran pers, Senin (31/1/2022).

Namun demikian hal berbeda dirasakan Nana. Salahsatu warga  di bilangan Jalan Melati Raya, Pancoranmas, Kota Depok, Senin (7/2), berujar “Waduh, harga minyak goreng curah kok murahnya cuma di media-media online azah. Masih Rp 18.000 seliter,” ujar Nana, warung mie jajanan di bilangan Jalan Melati Raya, Pancoranmas, Kota Depok, Senin (7/2).

Padahal, katanya, berita-berita online dan teve-teve menginformasikan Pemerintah Cq Kementerian Perdagangan sudah menerapkan harga eceran tertinggi (HET) tetapi pedagang-pedagang pasar tetap menjual harga lebih tinggi.

Keluhan Nana bersambut kelimpungan para pedagang pasar tradisional di Kabupaten Bandung Barat. Mereka memiliki stok minyak goreng kemasan yang belum terjual sewaktu masih membeli harga mahal, yang dijual per liter kisaran Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu.
“Ini aja stok minyak goreng saya enggak terjual, mungkin sudah sebulan. Ya karena memang harganya mahal, jadi pembeli juga enggak ada,” ungkap Andri kepada media, Rabu lalu. “Banyak emak-emak memburu minyak goreng murah yang disuplai pemerintah ke minimarket.”

Pemadam Kebakaran
Di tempat terpisah, pengamat kebijakan publik, Rinaldi Rais, menilai Pemerintah seringkali ibarat petugas pemadam kebakaran dimana bertindak sewaktu kejadian. “Semestinya Pemerintah itu sudah mengantisipasi lonjakan harga-harga yang rutinitas terjadi setiap hari besar keagamaan,” ujarnya.

Artinya, bagi pengamat Rinaldi, kebijakan bak pemadam kebakaran itu justru menunjukkan ketidakberdayaan Pemerintah menghadapi pelaku usaha yang konon sudah masuk kategori mafia pangan. “Padahal, pemberdayaan masyarakat dengan mendorong kekuatan daya beli justru mendongkrak perekonomian secara nasional dus pendapatan perkapita yang tinggi.”

Namun begitu, Rinaldi Rais mengapresiasi upaya Kementerian Perdagangan. Mulai kebijakan satu harga, hingga pengaduan masyarakat. Seperti hotline 24/7 yang dapat diakses oleh seluruh pihak melalui pesan instan Whatsapp 0812 1235 9337, surel hotlinemigor@kemendag.go.id, atau konferensi video Zoom dengan ID 969 0729 1086 (password: migor). (Nanda/Red)

About Redaktur

Check Also

Tidak Hanya Dapat Jadwal Yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah

JNewstv.Com | Bengkulu – Kepastian jadwal dan kecepatan proses jadi manfaat yang dirasakan masyarakat saat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII