Rahmania Sadek, S.Si,.M.Pd.
(Dosen UMMU/Sementara melanjutkan Pendidikan Program Doktor di UM Malang)
Pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara, tak terkecuali bagi masyarakat yang tergolong dalam kelompok rakyat kecil atau yang tinggal di daerah terpencil. Sekolah rakyat memiliki peran penting dalam mewujudkan pemerataan pendidikan di Indonesia.
Namun, kenyataannya masih banyak sekolah rakyat yang belum mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak, baik dari segi fasilitas, kualitas tenaga pengajar, maupun akses pendidikan yang memadai. Sekolah rakyat sering kali menjadi satu-satunya tempat belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Di sinilah peran sekolah rakyat sangat vital, karena mereka berfungsi sebagai pintu gerbang utama untuk membuka kesempatan anak-anak memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan yang bisa mengubah masa depan mereka. Dengan pendidikan yang merata, diharapkan kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat dapat berkurang secara signifikan.
Sayangnya, realitas menunjukkan bahwa sekolah rakyat masih menghadapi berbagai kendala, seperti kekurangan sarana belajar yang memadai, tenaga pengajar yang kurang profesional, serta keterbatasan anggaran.
Hal ini mengakibatkan kualitas pendidikan yang diterima siswa menjadi kurang optimal, sehingga potensi mereka pun tidak dapat berkembang secara maksimal. Jika pemerintah dan masyarakat tidak segera mengambil langkah konkrit, ketimpangan pendidikan akan semakin melebar.
Oleh karena itu, penting bagi semua pihak— mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat untuk memberikan perhatian khusus terhadap sekolah rakyat. Pemerintah harus meningkatkan alokasi dana pendidikan, memperbaiki fasilitas sekolah, serta menyediakan pelatihan dan insentif bagi guru agar kualitas pengajaran lebih baik. Masyarakat juga perlu aktif mendukung dan berperan serta dalam menjaga serta memajukan sekolah rakyat di lingkungan mereka.
Pendidikan merata bukan hanya sebuah cita-cita, tetapi kebutuhan mendasar untuk membangun bangsa yang maju dan berkeadilan. Sekolah rakyat harus menjadi fokus utama dalam upaya pemerataan pendidikan, agar setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berharap Sekolah Rakyat menjadi solusi bagi jutaan anak yang putus sekolah atau belum pernah mengenyam pendidikan formal. Mereka menekankan pentingnya konsep dan tata kelola yang komprehensif agar tujuan utamanya tercapai secara optimal dan berdampak luas Saya berharap Sekolah Rakyat bukan sekadar program sementara, melainkan rencana pemerintah yang matang. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkala untuk memastikan program ini berjalan efektif dan tidak hanya menjadi solusi instan. proyek besar ini sepatutnya dirancang dengan matang.
Konsepnya harus benar-benar sesuai dengan kondisi permasalahan pendidikan tanah air. Selain itu saya juga berharap upaya pemerintah merevitalisasi sekolah yang sudah ada jauh lebih penting. Selain itu, pemerintah juga bisa lebih meningkatkan kualitas guru atau membuat kurikulum sesuai dengan zaman ini.
JNewstv.com Berita Fakta & Realita