Home / Jnews Malut / PT IWIP Dan Kapolda Malut Sikapi Aksi Demo FPBHT

PT IWIP Dan Kapolda Malut Sikapi Aksi Demo FPBHT

JNewstv.com | Maluku Utara. Aksi Demo berujung anarkis yang digerakkan oleh Forum Perjuangan Buruh Halmahera Tengah (FPBH) pada hari Jumat, 1 Mei 2020 di Kawasan Industri Weda Bay,  PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT IWIP). Membuat ricuh dan terjadi pencurian, penjarahan, dan perusakan aset dari fasilitas perusahan tambang Nikel yang berada di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Hal ini mendapat respon langsung oleh Polda Maluku Utara yang di sampaikan Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Rikawanto, S.H, M. Hum. yang memberikan dukungan jaminan keamanan kegiatan operasional perusahaan dan akan mengejar provokator dan pelaku aksi anarkis yang melarikan diri, pada saat penyampaian orasi, di site PT IWIP pada tanggal 2 Mei 2020, yang juga di hadiri anggota dari Serikat Pekerja resmi PT IWIP yang melakukan orasi pemberian dukungan kepada perusahaan untuk tetap beroperasi.

Pihak PT IWIP melalui Press Release, Sabtu (02/05/2020).

Menyikapi aksi anarkis yang digerakkan oleh Forum Perjuangan Buruh Halmahera Tengah (FPBH) pada hari Jumat, 1 Mei 2020 di Kawasan Industri Weda Bay, Manajemen PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT IWIP) menyatakan bahwa :

  1. Forum Perjuangan Buruh Halmahera Tengah (FPBH) bukan serikat pekerja resmi dari karyawan PT IWIP maupun karyawan perusahaan yang terafiliasi dengan PT IWIP. Berdasarkan hasil investigasi gabungan dari Kepolisian dan TNI terindikasi bahwa aksi demonstrasi anarkis tersebut di provokatori oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yaitu Mahasiswa (5 orang) saat ini status keberadaan mereka melarikan diri.
  2. Dalam melakukan aksi provokatifnya, mereka memakai seragam yang menyerupai seragam PT IWIP dan menghentikan karyawan yang sedang dalam perjalanan menuju ke tempat kerja, tepatnya di lokasi Jembatan 1 Jalan Lintas Propinsi, pada pukul 20 pagi WIT dan mempengaruhi mereka untuk melakukan aksi demonstrasi anarkis. Kurang lebih 800 orang karyawan berhasil mereka pengaruhi untuk mengikuti aksi anarkis mereka.
  3. Karyawan PT IWIP dan perusahaan afiliasinya (tenan) sudah mempunya serikat pekerja yang resmi yaitu SPSI IWIP yang diketuai oleh Janwar Surahman dan SPSI WBN yang diketuai oleh Kasim Abdullah. Agenda resmi dari SPSI pada peringatan Hari Buruh adalah doa Bersama yang rencananya diadakan pada pukul 11.00 WIT tetapi tidak terlaksana dikarenakan oleh aksi anarkis FPBH.
  4. Dalam melakukan aksinya FPBH tidak melakukan pemberitahuan sebelumnya kepada pihak Kepolisian Resort Halmahera Tengah, dimana sudah diatur dalam :
    • Peraturan Kepolisian Republik Indonesia No 7 Tahun 2012 yaitu sebelum melakukan aksi demo perwakilan massa harus menyampaikan pemberitahuan tertulis ke satuan Polri sesuai dengan tingkat kewenangannya. Pemberitahuan ke Polres, apabila massa peserta aksi berasal dari beberapa kecamatan dan aksi dilakukan dalam lingkup wilayah kabupaten/kota
    • UU no. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum menyebutkan pemberitahuan diberikan paling lambat 3×24 jam sebelum aksi digelar. Surat pemberitahuan berisi maksud dan tujuan, tempat, lokasi, dan rute, waktu dan lama, bentuk, penanggungjawab, nama dan alamat organisasi, kelompok atau perorangan, alat peraga yang dipergunakan; dan atau jumlah peserta.
  1. Dalam melakukan aksinya FPBH melakukan tindakan kekerasan seperti merusak fasilitas kantor perusahaan, merusak kendaraan, merusak alat berat, melakukan pencurian dan penjarahan bahan makanan, membakar kios kosong di depan pintu gerbang (Main Gate) perusahaan. Mereka juga menyerang petugas kemanan perusahaan, sebanyak 7 orang karyawan dari departemen keamanan PT IWIP saat ini terluka. Perbuatan tersebut telah melanggar Pasal 16 UU No. 9 Tahun 1998, pelaku atau peserta pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum yang melakukan perbuatan melanggar hukum, dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  2. 17 Orang pelaku pencurian dan perusakan berhasil diamankan dan akan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, apabila ada dari mereka karyawan IWIP maka akan dikenai sanksi berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
  3. Pada tanggal 2 Mei 2020, Anggota dari Serikat Pekerja resmi PT IWIP melakukan orasi pemberian dukungan kepada perusahaan untuk tetap beroperasi. Di dalam orasi tersebut hadir juga Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Rikawanto, S.H, M. Hum memberikan dukungan jaminan keamanan kegiatan operasional perusahaan dan akan mengejar provokator dan pelaku aksi anarkis yang melarikan diri.
(Red) Media & Komunikasi Publik Departemen Komunikasi Eksternal
Indonesia Weda Bay Industrial Park
Contact : ( +6281316009067/ communications@iwip.co.id)

Galery Foto

FOTO : Kendaraan PT IWIP yang dirusak oleh massa FPBH 01/05/2020

 

FOTO : Kantor PT IWIP yang dirusak oleh massa FPBH 01/05/2020

 

FOTO : Kios di depan pintu gerbang (main gate) PT IWIP yang dirusak dan security IWIP yang diserang oleh oleh massa FPBH 01/05/2020
FOTO : Orasi Dukungan terhadap kegiatan Operasional Perusahaan oleh Serikat pekerja IWIP dan Kapolda Malut Brigjen Pol Rikwanto 02/05/2020

About jnews

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII