Home / Berita / Rp260 Juta Hilang Misteri, Alat Tangkap Nelayan Hatetabako Tak Kunjung Terealisasi

Rp260 Juta Hilang Misteri, Alat Tangkap Nelayan Hatetabako Tak Kunjung Terealisasi

Haltim, JNewstv.com — Pengadaan alat tangkap nelayan berupa perahu giop dan 3 unit perahu semang di Desa Hatetabako, Kecamatan Wasile Tengah senilai Rp260 juta hingga September 2026 masih menjadi teka-teki.

Anggaran itu sudah dialokasikan sejak APBDes 2025, namun hingga kini barangnya belum terlihat.

“Sudah anggarkan di tahun 2025 dari APBDes. Tapi sampai masuk 2026 alat tangkap nelayan masih tidak terlihat,” ujar seorang pemuda Hatetabako, Sabtu (6/9/2026).

Ketua BPD Desa Hatetabako, Pitnat Lakojanga membenarkan ketiadaan realisasi tersebut. Dalam masa kepemimpinannya, BPD sudah beberapa kali menggelar rapat evaluasi terkait pengadaan alat tangkap dan item lain seperti 5 unit meteran lampu 900VA.

“Kalau tidak ada ya berarti tau sendiri kan, sudah pasti tidak dibelanjakan,” kata Pitnat di kediamannya.

“Yang jelas soal pengadaan belanja barang alat tangkap nelayan, kami sudah berulang kali melakukan rapat evaluasi bersama pemerintah desa,” tegasnya.

Pitnat juga kaget dengan pernyataan Kades. “Pada evaluasi pertama Kades bilang perahu dikerjakan di Desa Pintatu. Evaluasi kedua bilangnya di Lelilef. Sekarang bilangnya dibeli di Buli,” ujarnya.

Berbeda dengan BPD, Kepala Desa Hatetabako Hesbon Kaboru mengaku pengadaan sudah berjalan. Saat dikonfirmasi Juni 2026, ia menyebut mesin perahu giop Yamaha 40 PK sudah dibelanjakan.

“Sementara kami menunggu pengerjaan perahu yang dibelikan di Buli,” kata Hesbon.

Ia berjanji seluruh belanja alat tangkap nelayan akan rampung pada Juli 2026.

Pernyataan yang saling bertolak belakang itu memunculkan tanda tanya besar di tengah warga Desa.

Pitnat meminta lembaga pengawas segera turun memeriksa.

“Saya berharap Dinas BPMD Haltim dan Inspektorat harus turun memeriksa kembali anggaran tahun 2025,” pintanya.

(Red/MHR)

About jnews

Check Also

Pos Pengamanan Hutan di Wasile Selatan Ludes Terbakar, Warga Pertanyakan Pengawasan

Haltim, JNewstv.com — Keberadaan pos pengamanan kawasan hutan di Kecamatan Wasile Selatan, Halmahera Timur, kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

HUT Bhayangkara-74 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Malut

Ucapan HUT BHAYANGKARA 74 Dari FPII