JNewstv, LABUHA – Sekolah Dasar (SD) Misbahul Aulad di Desa Amasing Kota Utara, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, menjadi sasaran aksi pencurian.
Pelaku merusak jendela dan menjebol ruang kepala sekolah pada Rabu (28/5/2025) malam.
Kepala Sekolah SD Misbahul Aulad, Hadidja Muhammad, baru mengetahui kondisi sekolahnya dibobol saat tiba di lokasi pada Kamis (29/5/2025) pagi.
Dia menemukan sejumlah kerusakan di area kantor sekolah.
“Tadi pagi ketika saya sampai di sekolah, pintu sudah dalam keadaan dicongkel, namun tidak berhasil dibuka karena kami memasang kunci pelapis dengan alarm. Sementara jendela di kantor sekolah sudah dipatahkan tralinya dan dijebol,” kata Hadidja, Kamis (29/5/2025).
Pelaku diduga masuk melalui jendela dengan mencongkel dan merusak trali besi.
Ruang kepala sekolah mengalami kerusakan parah dengan pintu yang dirusak, lemari dijebol, laci meja dibongkar, dan sejumlah dokumen berserakan di lantai.
Meski menyebabkan kerusakan cukup parah, tidak ada barang yang dilaporkan hilang dalam insiden tersebut.
Pihak sekolah telah melaporkan kejadian ini kepada Kepala Desa Amasing Kota Utara dan Babinkamtibmas setempat.
Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan meminta kepala sekolah segera membuat laporan resmi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Halmahera Selatan.
“Saya sudah mengarahkan, siapa kepala sekolahnya, utama itu untuk membuat laporan secara resmi, sehingga kita bisa melakukan penyelidikan lebih dalam lagi,” tegas Hendra saat dikonfirmasi wartawan.
Hendra juga mengajak masyarakat meningkatkan pengamanan lingkungan masing-masing seperti sistem keamanan lingkungan (siskamling).
Dia berharap aparat desa dapat membentuk sistem keamanan dengan mengadakan siskamling.
“Mungkin ada pihak keamanan yang ditunjuk oleh penjaga sekolah atau sekolah yang melakukan pengamanan. Kalau memang ada itu, mulai dihidupkan lagi pengamanan lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Kasus ini menambah daftar aksi pencurian yang belakangan marak terjadi di sejumlah sekolah di wilayah Halmahera Selatan.
Pihak sekolah berharap adanya langkah antisipatif dari pihak berwenang agar insiden serupa tidak terulang. (*)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita