Haltim, JNewstv.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) terus mendorong pemerataan akses listrik bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur kelistrikan.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, saat menghadiri kegiatan sinkronisasi usulan lokasi Program Listrik Pedesaan (Lisdes) yang digelar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Ternate, Kamis (24/9/2026).
Ricky hadir mewakili Bupati Halmahera Timur dalam agenda yang mempertemukan pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten dan kota se-Maluku Utara tersebut.
Sinkronisasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan usulan pembangunan listrik pedesaan dari masing-masing daerah dapat diselaraskan dengan kebutuhan di lapangan. Selain lokasi, pembahasan juga mencakup kesiapan lahan serta berbagai aspek perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Ricky menyampaikan bahwa ketersediaan listrik tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menopang aktivitas ekonomi dan pembangunan daerah.
Menurutnya, posisi Halmahera Timur sebagai salah satu wilayah yang masuk dalam kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuat kebutuhan terhadap dukungan infrastruktur energi semakin penting.
“Halmahera Timur termasuk dalam kawasan PSN, sehingga kebutuhan listrik menjadi salah satu hal yang sangat utama dalam mendukung aktivitas pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujar Ricky.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur selama ini terus menjaga koordinasi dengan PT PLN UP3 Sofifi dalam rangka mendukung pelayanan kelistrikan bagi masyarakat.
Hubungan dan koordinasi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan maupun kebutuhan kelistrikan di wilayah Haltim.
“Alhamdulillah, hubungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dengan PT PLN UP3 Sofifi berjalan dengan baik. Kita saling mendukung dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan mendukung pembangunan di Halmahera Timur,” katanya.
Ricky menegaskan, Pemkab Haltim siap mendukung pelaksanaan Program Lisdes yang menjadi bagian dari kebijakan pemerintah pusat dalam memperluas akses energi listrik hingga ke wilayah pedesaan.
Dukungan tersebut, kata dia, termasuk membantu proses penyiapan lahan dan penyelesaian kebutuhan administratif maupun perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
“Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur mendukung penuh program pemerintah pusat. Kami siap bersinergi dan membantu dalam hal penyiapan lahan maupun penyelesaian berbagai kebutuhan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah,” tegasnya.
Untuk diketahui, Kementerian ESDM sebelumnya telah membangun infrastruktur listrik pedesaan melalui pembiayaan APBN Tahun Anggaran 2025 dengan realisasi sebanyak 1.403 lokasi.
Sementara pada 2026, pembangunan Program Lisdes diarahkan melalui pembangunan jaringan distribusi listrik dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal.
Kegiatan sinkronisasi tersebut dibuka oleh Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis, Andriah Feby Misna, dan dihadiri para kepala daerah maupun perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Maluku Utara.
Pemkab Halmahera Timur berharap proses sinkronisasi tersebut dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PLN, sehingga usulan lokasi pembangunan listrik pedesaan dapat direalisasikan secara tepat sasaran.
Perluasan akses listrik diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari penguatan fondasi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Halmahera Timur. (Ichky)
JNewstv.com Berita Fakta & Realita
